Jelang Pileg 2019

DOMPU, Lakeynews.com – Iskandar, S.Pd yang akrab disapa PAS Dompu tampak serius mengambil bagian pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2019. Pria yang berlatar belakang tukang foto dan penjual es keliling itu, mendeklarasikan diri sebagai bakal calon (Balon) Anggota DPRD Dompu Periode 2019-2024 dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Jumat (11/5/2018) sore.
Deklarasi itu merupakan rangkaian acara Silaturrahmi Iskandar dengan ratusan pendukungnya. Massa yang hadir dalam acara yang dipusatkan di Desa Daha, Kecamatan Hu’u itu selain dari Daha, juga datang dari berbagai desa di Dapil I (Kecamatan Dompu, Pajo dan Hu’u).
Kegiatan itu dihadiri Ketua DPC PKS Kabupaten Dompu Nazaruddin, SH dan sejumlah fungsionaris PKS lainnya, tokoh masyarakat, tokoh agama, unsur Panwaslucam Hu’u dan lainnya.
(Baca juga; Iskandar PAS, Sang Fotografer Siap Berkompetisi di Pileg Dompu 2019 )
Acara deklarasi diwarnai suasana haru. Separo hadirin tampak meneteskan air mada. Mengapa hal itu terjadi?
Pantauan Lakeynews.com, rasa haru dan kesedihan terjadi saat Iskandar menyampaikan sambutan, pesan dan harapan kepada masyarakat yang hadir. Saat itu, Iskandar menyampaikan beberapa hal terkait majunya sebagai Balon Anggota DPRD Dompu.
Seiring dengan itu, cerita dan kisah pilu tentang sejarah hidupnya pun diselipkan dalam penyampaian Iskandar. Dia mengaku bukan siapa-siapa dan tidak ada apa-apanya tanpa dukungan masyarakat Daha khususnya, Kecamatan Hu’u serta Dapil I umumnya.
Salah satu yang paling menyentuh qalbu, tatkala Iskandar menguraikan suka duka perjuangan hidupnya. Apapun pernah dilakukannya yang penting bisa membantu uang belanja ibunya dan agar dapur tetap mengepul.
Hampir semua jenis pekerjaan dilakoninya. Bahkan pernah menjual es keliling, kerja serabutan hingga menjadi tukang foto (fotografer) keliling. Karena pernah merasakan getir dan pahitnya kehidupan di bawah garis kemiskinan, dia bertekad maju sebagai Caleg untuk lebih bisa membantu orang-orang miskin, memperjuangkan pembangunan terutama di Dapil I.
“Apa yang saya makan dan minum menjadi air, harta benda dan kekayaan apapun yang dimiliki hanya akan menjadi rebutan orang,” kata Iskandar dalam bahasa Dompu-Bima sembari menghentikan sejenak sambutannya.
Matanya terlihat berkaca-kaca. Sejurus kemudian, air matanya meleleh dan membasahi pipinya. Kontan saja ratusan orang yang hadir pun ikut meneteskan air mata.

Setelah melap air mata dengan jari-jari dan telapak tangannya, pria 40 tahun ini baru melanjutkan penuturannya. “Nah, saya maju sebagai Caleg ini, jika Allah SWT mengijabah perjuangan kita, ini sebagai ladang saya untuk beramal sebelum menghadap Yang Maha Kuasa,”
Pemaparannya lumayan panjang. Namun, sebelum mengakhirinya, dia sempat menanyakan tentang suatu kesalahan yang pernah dilakukannya terhadap masyarakat. Pertanyaan tersebut serentak dijawab, “tidak ada.”
“Jika tidak ada kesalahan saya pada bapak-bapak, ibu-ibu, kakak-kakak, adik-adik dan semuanya, maka dukunglah saya. Pilihlah saya pada Pemilu Legislatif 2019,” pinta Iskandar disambut teriakan, “Allahu Akbar” dan tepuk tangan riuh dari para hadirin.
Sebelumnya, Ketua DPC PKS Dompu Nazaruddin, SH, dalam sambutan memastikan Iskandar sudah diterima di PKS dan akan menjadi Caleg. Dua seleksi di internal partai sudah lolos, tinggal menunggu penetapan oleh KPU. (tim)
