Bupati Dompu H. Bambang M. Yasin. (dok/lakeynews.com)

DOMPU, Lakeynews.com – Masih soal keterlambatan pembahasan dan pengesahan APBD Perubahan 2017 dan APBD 2017. Bupati Dompu Drs. H. Bambang M. Yasin (HBY) mengaku tidak bisa menyalahkan siapa-siapa, baik DPRD maupun Pemda.

“Semua itu terjadi karena kita saling mengunci. Kalau tidak begini, saya tidak mau begini. Itu yang salah dan terjadi,” kata HBY pada wartawan usai menjadi pembina Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda Tingkat Kabupaten di Lapangan Karijawa, Kecamatan Dompu, Senin (30/10/2017).

Pernyataan senada juga disampaikan HBY dalam sambutan lepas pada upacara tersebut. (Baca juga: Pembahasan Anggaran Telat, Insentif Rp. 48 Miliar Lenyap )

Mengenai adanya pandangan publik yang mengatakan tidak harmonisnya hubungan eksekutif dan legislatif di Dompu, HBY menyerahkan kepada publik untuk untuk menilai dari sudut pandang mereka. “Itu tergantung padangan publik saja, karena sejatinya pemerintah daerah adalah DPRD dan Pemda. Keduanya terus berjalan bersama dan tidak bisa dipisahkan,” paparnya.

“Seharusnya pandangan dan kepentingan kita sama dalam menjalankan amanat Undang-undang. Intinya, kami tetap bekerja. Apa mau Pemda Dompu dibubarkan,” sambung HBY dengan nada tanya.

Pihaknya sudah menyelesaikan semua tanggungjawab yang menjadi tugas dan kewenangan pemerintah daerah. “KUAS-PPAS kami sudah serahkan. Misalnya APBD dan RAPBD 2018 kami sudah serahkan sejak bulan Agustus,” terangnya. (asm)