Muhammad Elang Erlangga, satu-satunya utusan NTB dan berstatus pelajar berhasil masuk 10 besar Pemilihan Duta Pariwisata Indonesia 2025, dan merebut posisi Duta Pariwisata Indonesia Bidang Ekraf. (ist/lakeynews)

 

Juga Masuk 10 Besar, Pecahkan Telur Setelah Enam Tahun NTB selalu Tersingkir

 

DOMPU – Hasil tidak mengkhianati proses dan perjuangan. Satu-satunya utusan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Muhammad Elang Erlangga berhasil merebut posisi sebagai Duta Pariwisata Indonesia Bidang Ekonomi Kreatif (Ekraf) 2025.

Bukan itu saja. Remaja kelahiran Dompu 21 Mei 2008 dan kini duduk di bangku Kelas XII Kedinasan MAN 2 Mataram itu, juga berhasil masuk 10 besar ajang Pemilihan Duta Pariwisata Indonesia tahun ini.

Sebagaimana dilansir Lakeynews sebelumnya, event tersebut diselenggarakan Yayasan Abhiyya Parama Mavendra bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI.

Berita sebelumnyaWakili NTB, Putra Dompu Lolos sebagai Finalis Duta Pariwisata Indonesia 2025

Final dan grand finalnya di Jawa Barat. Final di Kota Bandung, sementara Grand Final di Kabupaten Sumedang.

Grand Final disiarkan melalui Live Streaming Grand Final Duta Pariwisata Indonesia 2025, Sabtu (6/9/2025) sore. Dilanjutkan dengan pengumuman hasilnya pada malam hari.

Ada 42 finalis yang merupakan perwakilan seluruh provinsi di Indonesia. Hasil seleksi Vounder Duta Pariwisata Indonesia, terpilih 20 besar finalis yang berkompetisi di Jawa Barat.

Kemudian berkompetisi untuk memperebutkan 10 besar. Elang yang satu-satunya peserta dengan status pelajar (lainnya, mahasiswa) masuk 10 besar.

Tropi Duta Pariwisata Indonesia Bidang Ekraf 2025 dan piagam 10 besar Pemilihan Duta Pariwisata Indonesia 2025 yang diraih utusan NTB Muhammad Elang Erlangga. (ist/lakeynews)

Informasi yang dihimpun media ini, keberhasilan Elang masuk 10 besar tersebut sekaligus memecahkan telur. Yakni setelah enam tahun berturut-turut peserta dari NTB tidak ada yang menembus 10 besar.

Selain itu, seperti disampaikan diawal, yang spektakuler dan luar biasa lagi adalah Elang juga berhasil merebut posisi sebagai Duta Pariwisata Indonesia Bidang Ekraf 2025.

Dia menjuarai bidang itu dengan mengenakan Kostum Muna Pa’a, salah satu Warisan Budaya Takbenda (WBTb) milik Kabupaten Dompu.

Ketika mengikuti ajang tersebut, putra ketiga dari empat bersaudara –buah hati pasutri, H. Moh. Syaiun dan Hj. Rostyati Arisandi– membekali diri demgan tiga kostum Muna Pa’a.

H. Moh. Syaiun adalah pensiunan ASN yang sudah malang melintang menduduki sejumlah Eselon II Pemkab Dompu, termasuk pernah menjadi Plt. Sekda. Sedangkan Hj. Rostyati Arisandi, saat ini menjabat Kabid Pelayanan Kesehatan pada Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu.

Dihubungi Lakeynews, H. Moh. Syaiun menjelaskan, pihak keluarga menunjuk Vj Deni sebagai desainer sekaligus pendamping Elang selama persiapan.

“Kami menunjuk Vj Deni, terutama persiapan menuju putaran final dan grand final yang berlangsung di Bandung dan Sumedang,” jelas Aba Un, sapaan H. Moh Syaiun.

Ayahanda Muhammad Elang Erlangga, H. Moh. Syaiun. (ist/lakeynews)

Sebagai ayah dari Elang, Aba Un mengaku terharu, rasa bangga dan bahagia telah menyatu dalam dirinya, istrinya, serta keluarga besarnya.

“Betapa tidak, setelah menjalani proses seleksi yang ketat selama sekitar 2,5 bulan dan dinyatakan lolos mewakili NTB ke tingkat nasional, baru kami diberi tahu,” jelasnya.

“Sempat kaget juga kami. Kami support apa-apa yang menjadi kebutuhannya selama selama mengikuti lomba (final dan grand final),” sambung Aba Un.

Berkat kerja keras dengan semangat dan dedikasi yang luar biasa, Elang meraih hasil maksimal. “Ini semua karunia Allah SWT. Kami dan kita semua patut bersyukur,” imbuhnya.

Diketahui, Elang juga merupakan atlet dan anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Mataram. Dia bercita-cita masuk ke Akademi Militer (Akmil).

“Mudah-mudahan Ananda Elang kembali mengharumkan nama Dompu dan NTB di masa-masa yang akan datang. Aamiin yaa rabbal’alamin,” harap Aba Un Berdoa. (ayi)