
Kadis Kominfotik: Gubernur Iqbal Dukung Kolaborasi Konstruktif Media dan Pemerintah
MATARAM – Selain laporan pertanggungjawaban kepengurusan 2020-2025 diterima, Feryal Mukmin kembali dipercaya untuk menakhodai DPW Media Independen Online (MIO) Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Periode 2025-2030.
Feryal terpilih dalam Kongreswil Pertama MIO NTB di Fave Hotel, Kota Mataram, Jumat (23/5/2025). Rangkaian kegiatan yang dibuka Kadis Kominfotik NTB H. Yusron Hadi, dijadwalkan berlangsung hingga Minggu (25/5/2025).
Semula, peserta Kongreswil mengajukan tiga calon ketua untuk diseleksi dan dipilih. Dua calon lain adalah Sekretaris MIO NTB (2020-2025) H. Syukron Hadi dan Ketua DPD MIO Kota Mataram Maman.
Proses pemilihan ketua wilayah berlangsung sukses, meski sempat diwarnai suasana hangat. Terutama pada saat pembahasan tata tertib.

“Terima kasih atas amanah ini yang kembali diberikan oleh teman-teman. PR kita bersama, membawa organisasi MIO Indonesia di NTB lebih maju lagi,” kata Feryal usai terpilih.
Hadir dalam seremonial pembukaan, selain Kadis Kominfotik, juga Kapolda NTB diwakili personel Bidang Humas AIPTU Muhammad Hatta, Danrem 162 Wira Bhakti diwakili personel Penerangan Perda Dewi Ariawan, Danlanal Mataram diwakilkan juga, dan unsur pemerintah lainnya.
Hadir juga Sekretaris PWI NTB H. Rachman Hakim, Ketua SMSI NTB H. Abdus Syukur, dan undangan lainnya.
Kongreswil perdana ini menjadi tonggak penting dalam upaya memperkuat profesionalisme media online di tengah tantangan era digital.
Kongreswil mengusung tema “Pers Merdeka, Demokrasi Terjaga, Menyatukan Langkah Media Independen Indonesia.”
Kadis Kominfotik H. Yusron Hadi, dalam sambutannya dan diperkuat dalam keterangan pada wartawan usai membuka kegiatan, menegaskan pentingnya sinergitas antara pemerintah dan insan pers.

“Semakin banyak mitra strategis pemerintah, semakin kuat ekosistem komunikasi kita. Media punya peran krusial sebagai penghubung aspirasi rakyat dan pemerintah,” ujar Yusron.
Sebelumnya, Yusron menyampaikan salam takjim Gubernur NTB Dr. H. Lalu Iqbal yang berhalangan hadir dalam acara tersebut.
Kendati demikian, menurut Yusron, “Gubernur berkomitmen mendukung kolaborasi konstruktif antara media dan pemerintah untuk menjawab tantangan era digital.
Sementara itu, Feryal Mukmin mengungkapkan, Kongreswil ini bukan sekadar seremonial. Tapi juga momen konsolidasi menuju media yang lebih sehat, independen, dan berpihak pada kepentingan publik.
MIO NTB ingin menjadi organisasi profesional yang menjunjung integritas dan tidak larut dalam arus disinformasi. “Kami bukan corong kekuasaan, tapi mitra kritis yang objektif,” tegasnya.
Feryal menambahkan, media harus hadir sebagai agen perubahan dengan menyuarakan narasi-narasi positif dari daerah menuju panggung nasional.
Ketua Panitia Kongreswil Suryadi, menyampaikan apresiasi atas dukungan semua pihak.
Surya mengaku, pihaknya telah membangun komunikasi intensif dengan Gubernur dan Kapolda NTB, meskipun keduanya berhalangan hadir langsung. (tim)
