Kapolda NTB Irjen Pol R. Umar Faroq memberikan sambutan pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Baitussalam Polda. (ist/lakeynews.com)

MATARAM – Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB) Irjen Pol R. Umar Faroq mengajak segenap anggota kepolisian di daerah ini untuk meneladani sifat-sifat Rasulullah Muhammad SAW. Yakni sidik (benar), amanah (dapat dipercaya), tabligh (menyampaikan), dan fathanah (cerdas).

“Sifat-sifat mulia Rasulullah ini harus menjadi teladan bagi seluruh anggota Polri. Diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, dan dalam menjalankan tugas kepolisian di tengah masyarakat,” pesan Kapolda.

Sebagaimana dikutip Kabid Humas Polda Kombes Pol Rio Indra Lesmana, ajakan Kapolda tersebut disampaikan pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar keluarga besar Polda NTB di Masjid Baitussalam Polda, Kamis (19/9/2024).

Kegiatan yang mengusung tema “Meneladani Akhlaq Nabi Muhammad SAW Kita Tingkatkan Keimanan dan Kinerja Guna Mewujudkan Pemilukada Aman dan Sukses”, dihadiri para pejabat utama dan keluarga besar Polda NTB.

Pada momen tersebut, Polda memberikan santunan kepada sejumlah anak yatim piatu. Hal tersebut sebagai bentuk kepedulian sosial dan semangat kepolisian dalam berbagi, sesuai dengan ajaran Rasulullah SAW.

Peringatan Maulid Nabi ini diharapkan memperkuat keimanan dan semangat kerja anggota Polda NTB. Selain itu, menjadi momen membangun komitmen bersama untuk menjaga keamanan dan kesuksesan Pilkada 2024 di NTB.

Kegiatan tersebut menghadirkan Dr. TGH. Ahmad Zainuri sebagai penceramah. Dalam tausyiahnya, Zainuri menguraikan hikmah Maulid dan sejarah kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Zainuri juga mengajak undangan maulid untuk meneladani sifat-sifat Nabi dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam lingkungan keluarga maupun masyarakat. “Rasulullah SAW adalah sosok yang penuh cinta kasih dalam keluarganya, terutama dengan istrinya, Sayidati Aisyah ra,” urainya.

“Kisah kemesraan Rasulullah dengan Aisyah ra menjadi contoh yang baik untuk kita semua, terutama dalam menjaga keharmonisan keluarga dan meminimalisir terjadinya Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT),” sambung Zainuri. (tim)