Kepala SMAN 2 Dompu Hendratno ketika ditemui LakeyNews di ruang kerjanya, beberapa waktu lalu. (ayi/lakeynews)

DOMPU – “Hari ini, kami di SMAN 2 Dompu merasakan kehilangan yang mendalam atas kepergian salah satu guru terbaik kami, Abdul Munawar. Sulit untuk menggambarkan betapa besar pengaruh Beliau dalam membentuk dan menginspirasi guru-guru dan siswa kami.”

Pengakuan tersebut dilontarkan Kepala SMAN 2 Dompu Hendratno pada LakeyNews, menanggapi kepergian salah seorang guru terbaiknya, almarhum Abdul Munawar, yang meninggal dunia di RSU Provinsi NTB, Sabtu (24/2/2024) sore.

Berita sebelumnya: Keluarga Besar BKPRMI, IGI dan SMAN 2 Dompu Berduka

Menurutnya, Guru Mapel PAI yang akrab disapa Aby Munawar itu, bukan hanya seorang pengajar. Lebih dari itu, merupakan mentor, teman, dan teladan bagi banyak siswa dan rekan-rekan kerjanya.

Almarhum Abdul Munawar bersama teman-teman semasa hidupnya. (ist/lakeynews)

“Beliau selalu menghadirkan kehangatan, kebijaksanaan, dan semangat yang memancar dari dedikasinya terhadap profesi pendidik,” ungkap Hendro, panggilan Hendratno.

Semasa hidupnya, setiap hari almarhum selalu memberikan lebih dari sekadar pengetahuan. Membagikan kebijaksanaan, kebaikan hati, dan kepedulian yang melampaui ruang kelas.

Pengabdiannya terhadap pendidikan tidak terbatas pada jam pelajaran, tetapi meresap dalam setiap interaksi dengan siswa dan staf sekolah.

“Kehadiran Beliau akan terus kami rindukan. Kenangan akan nasihat bijaknya, senyuman hangatnya, dan semangat yang tak pernah padam akan terus hidup di hati dan pikiran kami,” tutur Hendro.

Di saat berduka ini, Hendro mengajak keluarga besar SMAN 2 Dompu untuk terus mengenang almarhum dengan cara meneruskan misi mulianya, mendidik dan menginspirasi generasi mendatang.

“Kepada keluarga almarhum, kami mengirimkan ucapan duka yang mendalam. Semoga mereka diberikan ketabahan dan kekuatan iman, lahir dan batin,” ucapnya.

“Atas nama keluarga besar SMAN 2 Dompu, kami mengucapkan terima kasih atas segala pengorbanan, pengajaran, dan dedikasi yang telah almarhum berikan kepada SMAN 2 Dompu,” kata Hendro mengakhiri penuturannya. (ayi)