M. Faris Almir, jawara Taekwondo asal Kabupaten Dompu pada kejuaraan bertitel “Kapolresta Mataram Cup 2023”. Remaja ini masih duduk di Kelas X SMKN 1 Dompu. (ist/lakeynews)

Kontingen Bumi Nggahi Rawi Pahu Sukses Boyong 20 Medali

DOMPU – Kontingen Taekwondo Kabupaten Dompu yang mengikuti kejuaraan bertitel “Kapolresta Mataram Cup 2023” berhasil memboyong 20 medali.

Dari 20 medali yang disabet duta Dompu dalam perebutan Piala Kapolresta Mataram itu, tujuh di antaranya Emas. Kemudian tujuh Perak dan enam Perunggu.

Kejuaraan tersebut berlangsung empat hari di GOR Turida Mataram, Lombok. Mulai Kamis hingga Minggu (27-30/23). Diikuti peserta dari empat provinsi; Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, dan NTB.

Informasi yang diperoleh Lakeynews, Pengurus Kabupaten Taekwondo Dompu melibatkan 25 atlet pada kejuaraan ini untuk berlaga di sejumlah kelas yang dipertandingkan.

Salah satu dari Duta Dompu tersebut, M. Faris Almir. Remaja kelahiran 20 November 2007 (kurang dari 16 tahun) yang baru duduk di Kelas X (DKV-1) SMKN 1 Dompu itu, mampu merebut medali emas.

Kepala SMKN 1 Dompu Fathurrahman dan Wakasek Kesiswaan Syahbuddin, memberikan tanggapan singkat.

Ketika dihubungi media ini secara terpisah pada Senin (31/7/23), keduanya hanya membenarkan salah seorang siswa mereka meraih juara di event “Kapolresta Mataram Cup 2023”.

M. Faris Almir bersama Sabung dan kontingen Taekwondo Kabupaten Dompu yang berlaga di kejuaraan “Kapolresta Mataram Cup 2023”. (ist/lakeynews)

Almir Terbiasa Tarung Sejak Kecil

Almir (sapaan akrab M. Faris Almir) menempati podium Juara I setelah di laga final berhasil mengalahkan Andriyan Madurahim dari Klub Satria Tastura.

Putra bungsu dari tiga bersaudara, buah hati pasangan Ihsan Ali dan Zakiah, kabarnya, sudah aktif mengikuti kegiatan ekstrakurikuler bela diri Taekwondo sejak masih duduk di bangku sekolah dasar.

Bahkan, pada tahun 2019, Almir berhasil merebut medali Perak pada Kejuaraan Taekwondo Antarpelajar se-Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Hal tersebut dibenarkan oleh orang tuanya, Muhammad Ihsan. Olahraga bela diri Taekwondo ini sudah menjadi hobi bagi salah satu putranya itu.

“Memang hobinya anakda (Almir, red) bela diri ini. Sejak usia dini, anakda sudah terbiasa tarung dan Bolang,” kata Ihsan pada Lakeynews ini, Senin siang menjelang sore ini.

Namun demikian, Ihsan menegaskan, prestasi dan perolehan medali Almir tidak terlepas dari tangan dingin Sabung Sirajudin dan Sabung lainnya. Sirajudin dianggap mampu mengantarkan para atlet meraih prestasi luar biasa dan mengharumkan daerah bermoto Nggahi Rawi Pahu.

Sebagai orang tua, Ihsan sangat bersyukur dan berterima kasih atas capaian Almir. Menurutnya, semua ini berkat dukungan dan doa segenap saudara dan teman-temannya.

“Terutama bimbingan dari para Sabung yang telah berupaya maksimal dalam pencapaian prestasi yang begitu baik ini,” lanjutnya.

Tinggal kedepan, kata Ihsan, bagaimana para atlet ini selalu di-support untuk terus semangat dalam berprestasi pada berbagai event atau kejuaraan kedepan.

Perhatian serius dari pemerintah daerah dalam hal pembinaan dan penghargaan, dirasa penting. Seperti beasiswa khusus bagi anak-anak yang berprestasi, mengharumkan nama Dompu di berbagai lomba.

“Kalau bisa, tidak hanya di bidang olahraga dan seni. Tapi juga di bidang (lomba) keagamaan,” sarannya. (tim)