
DOMPU – Baru lebih kurang seminggu setelah menerima amanah sebagai Kepala SMAN 3 Dompu, Kabupaten Dompu, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Eva Patriani bergerak cepat (gercep).
Mantan kepala SMAN 1 Woja itu langsung membuat terobosan dalam meningkatkan minat anak-anak atau warga untuk menyekolahkan anaknya di sekolah yang dia pimpin sekarang.
Eva dimutasi dan melakukan Sertijab dengan Kasek sebelumnya Hendratno di Kantor Cabang Dinas Dikbud Dompu, Dinas Dikbud NTB pada 14 Juni 2023. Bersamaan dengan Sertijab puluhan kepala SMAN/SMKN lainnya di Bumi Nggahi Rawi Pahu.
Hendratno kini menjabat Kepala SMAN 2 Dompu. Dia menggantikan Nuryadin yang telah menjabat kepala SMAN 1 Dompu. Posisi yang diisi Nuryadin tersebut, selama ini di-Plt-kan Muhamad Ihsan (kepala Cabang Dinas Dikbud Dompu).
Lalu apa saja terobosan Eva tersebut?
Antara lain, melakukan sosialisasi dan silaturahmi dengan pemerintah desa, elemen terkait dan warga beberapa desa di Dompu bagian timur. Khususnya, Desa Karamabura, O’o dan Desa Manggenae.
Pekan lalu, sebagai langkah perdana, Eva Patriani memimpin para Wakasek, Pembina dan Pengurus OSIS, Guru BK, dan beberapa guru melakukan pertemuan di Aula Kantor Desa Karamabura, Kecamatan Dompu, Selasa (27/6/23). Selanjutnya, kegiatan serupa direncanakan di desa-desa lain.
Hadir dalam Sosialisasi dan Silahturahmi Keluarga Besar SMAN 3 Dompu yang difasilitasi Kades Karamabura Aswan, para perangkat desa, perwakilan warga dan orang tua murid di desa itu.
Sosialisasi dan silaturahmi tersebut untuk menjalin hubungan kekeluargaan dan kebersamaan SMAN 3 Dompu dengan pemerintah desa dan warga Karamabura. “Karena sebagian siswa SMAN 3 Dompu berasal dari Karamabura,” kata Eva dalam pertemuan itu.

Dengan adanya sosialisasi semacam itu diharapkan, pola pendidikan yang diterapkan di sekolah bisa sinkron dengan pendidikan di rumah dan lingkungan masyarakat. Sehingga, terjalin hubungan yang harmonis antara sekolah dengan orang tua dan masyarakat umumnya.
“Sejatinya, keberhasilan pendidikan bagi generasi kita, sangat tergantung dari kerja sama, saling mendukung antara tiga unsur tersebut,” papar Eva.
Sebelumnya, Eva mengaku, walaupun dirinya baru seminggu bergabung dan menjadi warga SMAN 3 Dompu, sudah lebih dulu mengetahui dan sangat mengenal Karamabura. Dia sudah sering berkunjung ke desa itu karena 15 tahun menjadi guru di SMAN 2 Dompu.
“Dulu, murid saya banyak yang dari Karamabura,” ungkap jebolan S2 Pendidikan Biologi Sekolah Lanjutan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, dengan predikat Cumlaude ini.
“Memohon dukungan dan kerja sama dari semua pihak, terutama kepala desa, kepala dusun, dan warga untuk memajukan pendidikan di SMAN 3 Dompu,” pinta Eva.
Dijelaskan, pemerintah membangun SMAN 3 Dompu untuk warga Karamabura, O’o, Manggenae dan sekitarnya, agar anak-anak tidak jauh-jauh sekolahnya. Lokasi dan transportasi dekat, warga lebih mudah mengawasi dan memantau perkembangan anak-anaknya di sekolah.
Gaung bersambut. Kades Karamabura Aswan mengimbau warganya agar menyekolahkan anak-anaknya di SMAN 3 Dompu. Dia juga berjanji akan terus menyampaikan hal tersebut kepada lewat kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan.
–
Alumni SMAN 3 Dompu Banyak yang Sukses
Pada sesi sosialisasi, Pembina OSIS SMAN 3 Dompu Ida Faridah menguraikan sejumlah prestasi yang diraih siswa dan alumni sekolah tersebut.
Menurutnya, potensi generasi Karamabura sangat luar biasa. Ada yang sukses jadi Doktor dan di berbagai profesi lainnya. “Dari tahun ke tahun, banyak alumni SMAN 3 Dompu yang suskes menjadi anggota TNI,” bebernya.
Tahun 2023 ini, sejumlah siswa SMAN 3 Dompu lulus perguruan tinggi negeri lewat jalur prestasi. Di antaranya, tiga orang lulus Unram, dua orang lulus seleksi jalur prestasi beasiswa Vokasi Unhas (kerja sama Pemkab Dompu dengan Unhas).
“Tiga tahun terakhir ini, yang menjadi ketua OSIS SMAN 3 Dompu dari Karamabura,” cetus Ida.
Pada kesempatan itu, ditampilkan beberapa siswa SMAN 3 Dompu. Termasuk peraih juara umum lulusan tahun 2023 asal Desa Karamabura, Eki Sulastri.
“Saya bisa berdiri dan berpidato di sini berkat bimbingan dari Bapak/Ibu Guru hebat SMAN 3 Dompu yang menyayangi dan mendidik saya. Seperti orang tua saya sendiri,” tutur mantan wakil ketua OSIS itu bertestimoni.
Selain Eki, Ketua OSIS SMAN 3 Dompu masa bhakti 2022-2023, Alfika Ria juga berpidato. Alfika menyampaikan sejumlah kelebihan menjadi siswa SMAN 3 Dompu, terutama public speaking dan mengembangkan potensi diri lewat organisasi.
“Ayo para orang tua, bapak-bapak dan ibu-ibu, sekolahkan anak-anaknya di SMAN 3 Dompu,” ajak Alfika pada kegiatan yang diakhiri dengan pemutaran dua video (profil sekolah dan reportase karya peserta didik SMAN 3 Dompu). (ayi)

One thought on “Terobosan Eva Patriani, Kepala “Baru” SMAN 3 Dompu Genjot Minat Warga”