Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu Maman, SKM, M.M.Kes. (ist/lakeynews.com)

DOMPU, Lakeynews.com – Tahun 2022 ini, Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Dompu mendapat Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp. 20 miliar lebih. Anggaran ini untuk memenuhi berbagai kebutuhan, baik untuk biaya pembangunan fisik pelayanan kesehatan maupun biaya lain.

Kepala Dikes Dompu Maman, SKM, M.M.Kes, memaparkan tahun ini ada beberapa pembangunan yang akan dilaksanakan. Diantaranya, pembangunan Laboratorium Bio Safety Level 2 (BSL2), Pos Pelayanan Pustu Dusun Kamudi Desa Raba Baka.

Selain itu, penambahan bangunan ruangan pelayanan di empat Puskesmas. Berikut pengadaan alat telekomunikasi penunjang kelancaran komunikasi (konsultasi) antara dokter di daerah dan di luar daerah. Juga, pengadaan Alat Kesehatan (Alkes) dan pengadaan obat kesehatan dan lainnya.

“Semua item ini dibiayai dari DAK Rp. 20 miliar lebih tahun 2022,” ungkap Maman pada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (18/1).

Maman menjelaskan, fungsi laboratorium Bio Safety BSL2 untuk memeriksa barometer kimia, air dan termasuk PCR sesuai yang disetujui Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Mengenai pembangunan tambahan ruangan di beberapa Puskesmas, meliputi ruang pelayanan kesehatan ibu dan anak.

Sedangkan alat telekomunikasi (telemedicine) ini berfungsi untuk mempermudah akses dan komunikasi antara para pihak. “Terutama dokter di Puskesmas dengan dokter ahli yang ada di daerah dan luar daerah tentang pelayanan kesehatan,” jelasnya.

“Itulah rencana-rencana kegiatan, pembangunan fisik dan lainnya yang dianggarkan melalui DAK,” sambung Maman.

Maman menyebut, berbagai pembangunan fisik layanan kesehatan dan lainnya itu dilakukan melalui proses tender 2022. “Kalau pengadaan obat dan lainnya, itu melalui E-katalog,” tandasnya. (tim/adv)