
DOMPU, Lakeynews.com – Haru dan bahagia. Dua suasana itu membaur dalam acara Pisah Sambut (internal) Kapolres Dompu, AKBP Syarif Hidayat, SH, S.IK (pejabat lama) dan AKBP Iwan Hidayat, S.IK di Lapangan Apel Mapolres setempat, Kamis (2/12) pagi.
Suasana haru karena segenap personel anggota dan sipil kepolisian di jajaran Polres Dompu harus melepas Syarif Hidayat. Bagaimana tidak Syarif memimpin Polres Dompu hampir dua tahun. Yakni satu tahun 11 bulan.
Isak tangis dan deraian air mata sejumlah anggota keluarga besar Polres tak terbendung ketika Syarif menyalami satu persatu anggota dan keluarga yang akan ditinggalkan.
Pada sisi lain, kehadiran pejabat baru Kapolres AKBP Iwan Hidayat, disambut hangat dan gegap gempita. Antara lain dengan upacara tradisi di kepolisian, Pegang Pora. Selain itu, Iwan dan istrinya juga disambut dengan tari-tarian tradisional dan kalungan selendang.

Tarian tradisional Wura Bongi Monca dan pengalungan selendang terhadap Iwan dan istrinya itu dilakukan (disuguhkan) anak-anak TK Bhayangkari Polres Dompu. Aksi mereka cukup mengundang decak kagum.
Baca juga:
- Pisah-Sambut Kapolres Dompu, AKJ: Terima Kasih Pak Syarif, Selamat Datang Pak Iwan
- Kapolres Dompu Dimutasi, Syarif Hidayat Digantikan Iwan Hidayat
Upacara Pisah Sambut yang dihadiri hampir seluruh jajaran Polres Dompu, dirangkaikan dengan pengarahan AKBP Syarif Hidayat dan AKBP Iwan Hidayat.
Pengarahan diawali AKBP Syarif. Pamen Polri yang kini diamanahkan sebagai Wakapolresta Mataram itu memuji kinerja personel Polres Dompu. Dia menilai polisi-polisi di Dompu begitu baik dan maksimal bekerja sama, serta solid dalam menjaga situasi Kamtibmas di Kabupaten Dompu.
“Saya sangat bersyukur telah mendapat amanah dan menunaikan tugas memimpin Polres Dompu menjadi lebih baik,” aku Syarif.
Syarif mengingatkan para personel Polres Dompu dan jajaran agar selalu bekerja dengan profesional. “Kita harus terus dan selalu profesional dalam melayanai masyarakat,” pesannya.
Sedangkan AKBP Iwan berharap, soliditas dalam menjaga situasi Kamtibmas selama ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan.
“Tidak akan berhasil suatu organisasi kalau tidak pemimpin dan bawahannya tidak solid,” ujar Iwan dalam arahannya. (tim)
