Suasana upacara Sertijab tiga Kapolres di Hotel Prime Park, Mataram (atas), Kapolres “baru” Dompu AKBP Iwan Hidayat S.IK (kiri) dan pejabat lama AKBP Syarif Hidayat, S.IK, SH. (ist/lakeynews.com)

MATARAM, Lakeynews.com – Kapolres Dompu berganti. AKBP Syarif Hidayat, S.IK, SH, digantikan AKBP Iwan Hidayat, S.IK.

AKBP Syarif menduduki jabatan baru sebagai Wakapolresta Mataram. Sedangkan AKBP Iwan Hidayat sebelumnya merupakan Danyon A Pelopor Sat Brimob Polda Sulawesi Barat.

Serah terima jabatan (Sertijab) mereka telah berlangsung di Ballroom Hotel Prime Park, Mataram (30/11).

Hadir dalam acara itu, Wakapolda, Irwasda Polda, PJU Polda, Kapolres dan Kapolresta di jajaran Polda NTB, serta anggota Polri dan ASN perwakilan dari masing-masing Satker.

Upacara Sertijab tersebut dipimpin Kapolda NTB Irjen Pol Mohammad Iqbal, S.IK, MH, bersamaan dengan Sertijab Kapolres Lombok Utara dan Kapolres Lombok Barat.

Kapolres Lombok Utara AKBP Feri Jaya Satriansyah, SH, kini menjabat Wadir Reskrimum Polda NTB. Dia digantikan AKBP I Wayan Sudarmanta, S.IK, MH, yang sebelumnya menjabat Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Bali.

Sedangkan Kapolres Lombok Barat AKBP Bagus Satriyo Wibowo, S.IK, diiangkat dalam jabatan baru sebagai Kabag Wassidik Ditreskrimum Polda NTB. Bagus digantikan AKBP Wirasto Adi Nugroho, S.IK. Sebelumnya, AKBP Wirasto menjabat salah satu Kasubdit di Direktorat Intelkam Polda Jawa Tengah.

Saat itu, kepada para pejabat Kapolres, Irjen Iqbal mengucapkan selamat datang di tim Polda NTB.

“Kemuliaan menjadi polisi itu hanya dua. Dicintai masyarakat dan disegani serta disayang anggota dengan kepemimpinan yang dilakukan,” katanya.

Jenderal bintang dua itupun kembali menegaskan, para pejabat baru harus langsung terjun ke lapangan. Melakukan aksi-aksi kepolisian, tanpa menganggap harus ada masa percobaan.

Sebagaimana dirilis Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto, S.IK, M.Si, Kapolda Iqbal menegaskan, tidak ada lagi masa masa percobaan. Mereka semua harus langsung gaspol.

Alasannya?

“Karena kedepan akan banyak dinamika. Termasuk penanganan Covid yang belum selesai, dan vaksinasi harus kita masifkan,” imbuh Iqbal. (tim)