
DOMPU, Lakeynews.com – Secara umum, pelaksanaan Ujian Akhir Sekolah (UAS) tingkat SMP/sederajat di Kabupaten Dompu, hingga hari keempat berjalan lancar dan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).
Pantauan Lakeynews.com di beberapa sekolah, pukul 07.15 Wita siswa sudah hadir. Mereka tampak berjejer membentuk barisan di dekat gerbang.
Satu persatu di antara mereka dicek suhu badannya, pemakaian masker, lalu dianjurkan mencuci tangan dan menjaga jarak oleh Tim Satgas Covid-19 Sekolah.
Mereka juga diberikan sosialiasi tentang pentingnya mematuhi protokol kesehatan (Prokes) pada masa pandemi ini.
Salah satu sekolah yang dipantau media ini, SMPN 1 Dompu. Menurut Ketua Panitia Ujian H. Abdillah, S.Pd, selama berlangsungnya ujian tidak ada hambatan berarti.
“Alhamdulillah lancar dan sesuai SOP. Kehadiran siswa 99 persen,” kata Abdillah pada Lakeynews.com, Rabu (31/3).
Disebutkan Abdillah, salah satu siswa tidak bisa mengikuti ujian karena berada di luar daerah. “Kami sudah mengantisipasi dengan menyuruh siswa bersangkutan untuk ikuti ujian susulan,” jelasnya.
Ujian kali ini, kata Abdillah, menggunakan Paper Based Test (PBT), soal yang digunakan menggunakan media kertas. Setiap hari terdapat dua mata pelajaran yang diujikan.
“Waktu masuk pukul 07.30 Wita dan pulang seharusnya pukul 11.00 Wita. Namun, karena pertimbangan Covid-19, ujian dipercepat sampai pukul 10.30 Wita,” jelasnya.
Lebih lanjut dia menuturkan, ujian tahun ini diikuti 281 siswa. “Masing-masing ruangan diisi 16 orang. Jadi, total ruangan dibutuhkan 32,” bebernya.
Mendukung pelaksanaan ujian, pihak sekolah telah membentuk Satgas Covid-19 yang beranggotakan beberapa guru dan Satpam sekolah. Setiap pagi mereka (Satgas, red) stand by di depan pintu gerbang.
“Mereka memeriksa pemakaian Alat Pelindung Diri (APD) dan kepatuhan protokol kesehatan peserta ujian sebelum masuk ruangan. Peserta juga diproteksi untuk tidak berkerumun dan diatur jarak duduknya,” sambungnya.
Aktivitas yang sama pun terpantau di SMPN 2 Dompu. Seperti biasa, sebelum masuk ruangan ujian, siswa Kelas X diperiksa secara ketat di depan gerbang sekolah.
Kepala SMPN 2 Dompu Abdul Basith, S.Pd, memastikan pelaksanaan ujian sudah sesuai SOP. “Itu bisa dilihat dari kesiapan alat penunjang berupa bak cuci tangan, hand sanitizer, soal ujian hingga kesiapan ruangan,” terangnya.
Menurutnya, pelaksanaan UAS di sekolahnya berlangsung lancar. “Hasil pangamatan kami, semuanya berjalan sesuai yang diinginkan. Meski kehadiran siswa 98 persen, kami akan segera menganjurkan siswa bersangkutan mengikuti ujian susulan,” bebernya.
“Pada tahun ini, ada 164 siswa yang menjadi peserta ujian,” tambahnya.
Diketahui, pelaksanaan UAS akan berlangsung selama lima hari, dari tangal 29 Maret hingga 2 April. Selanjutnya, 4 -8 April ujian praktik. (fm/ady)
