
SESUAI Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) yang dikeluarkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi NTB, Ujian Sekolah Berbasis Nasional (USBN) bagi SMA/SMK/SMALB dimulai 15 Maret hingga 3 April 2021.
Di Kabupaten Dompu, 99 persen SMA/sederajat (negeri dan swasta) serentak memulai USBN pada Senin (15/3). Kenapa tidak 100 persen? Kemana yang satu persennya? Sekolah mana saja? Apa penyebab mereka belum melaksanakan USBN sesuai Juklak itu?
Informasi yang diperoleh Lakeynews.com dari Kepala Cabang Dinas Dikbud Dompu Drs. Muhammad Gunawan, M.Pd, yang satu persen dan satu-satunya sekolah yang belum USBN tersebut, SMKN 1 Dompu.
Menurutnya, minggu ini, SMKN 1 Dompu masih melaksanakan Ujian Sekolah (US) Praktik. Sedangkan USBN-nya akan dilaksanakan minggu depan.
“Untuk hal ini, pihak sekolah sudah menyampaikan dan memaklumkan hal ini kepada kami,” kata Gunawan pada Lakeynews.com, Senin (15/3) sore lalu.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala SMKN 1 Dompu Eko Sutrismi, S.Pd, membenarkan pihaknya belum memulai USBN dalam minggu ini. Di sekolah itu, USBN disebut dengan USBK (Ujian Sekolah Berbasis Komputer).
“Iya betul, kami (SMKN 1 Dompu) memang melaksanakan USBK pekan depan, mulai tanggal 22 sampai 29 Maret,” jelas Bu Eko (sapaan akrab Eko Sutrismi) pada Lakeynews.com, Selasa (16/3) sore ini.
“Pekan ini kami melaksanakan US Praktik untuk Pendidikan Agama Islam (PAI),” sambung perempuan berhijab dan berkacamata itu.
Terkait “pergeseran” jadwal USBK ini, pihaknya telah memohon permakluman kepada Kantor Cabang Dinas (KCD) Dikbud Dompu. Hasilnya, Kepala Cabang Dinas Dikbud Muhammad Gunawan, memberikan restu, karena dianggap tidak menyalahi Juklak.
Sebenarnya, US Praktik ini boleh diadakan dan boleh juga ditiadakan. “Tetapi hasil rapat dewan guru, sepakat dilaksanakan US Praktik PAI,” tutur Bu Eko.
Bu Eko kemudian menjelaskan alasan USBK harus diundur hingga sepekan. “Di SMKN 1 Dompu ini ada 12 Kompetensi Keahlian. Maka, untuk USBK, yang harus kami input ada 39 soal. Jadi, membutuhkan waktu tambahan,” urainya.
Ditanya kendala yang dihadapi, baik dalam pelaksanaan US Praktik maupun persiapan USBK, Bu Eko menjawab singkat. “Alhamdulillah, kendala yang kami hadapi tidak ada,” tegasnya. (tim)
