Pimpinan Ponpes As-Salam Dompu Ustaz Mujahidul Haq, S.PdI. (feri/lakeynews.com)

DOMPU, Lakeynews.com – Menyambut tahun ajaran 2021/2022, Pondok Pesantren (Ponpes) As-Salam Dompu, membuka pendaftaran dan penerimaan calon santri.

Pembukaan pendaftaran santri baru Ponpes yang berkedudukan di Lagara, Desa Katua, Kecamatan Dompu itu, dimulai hari ini, Senin (1/3). “Untuk santriwati, terbatas. Hanya 10 orang,” kata Pimpinan Ponpes As-Salam Mujahidul Haq, S.PdI, pada Lakeynews.com, beberapa hari lalu.

Dijelaskan, di Ponpes yang dipimpinya terdapat dua jenjang pendidikan yang ditawarkan. Program Pendidikan Madrasah Tsanawiyah (MTs) setara SMP dan Madrasah Aliyah (MA) setara SMA.

Informasi penerimaan calon santri dan kegiatan Ponpes As-Salam Dompu. (ist/lakeynews.com)

Kedua jenjang pendidikan ini, katanya, tidak hanya menyelenggarakan sekolah berbasis pendidikan agama. Pelajaran umum pun tetap diprioritaskan dengan mengacu pada Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Kementerian Agama (Kemenag).

Lebih jauh Ustaz Mujahid memastikan, ada dua ijazah yang diterima para santri saat tamat di As-Salam. “Ijazah Umum layaknya SMP/SMA dan ijazah khas pondok,” jelasnya.

Disinggung mengenai akreditasi, dia memaparkan, untuk jenjang MTs sudah memiliki izin operasional. “Bahkan sudah cair dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS)-nya,” ujarnya.

Sementara untuk pendidikan MA, lanjutnya, sedang dalam proses pengurusan. “Insya Allah, dalam waktu dekat akan segera mendapat izin operasional,” tuturnya optimis.

Fasilitas yang dimiliki dan informasi pendaftaran Ponpes As-Salam Dompu . (ist/lakeynews.com)

Selain menyelenggarakan pendidikan setara SMP/SMA, sambung Ustaz Mujahid, As-Salam juga menyelenggarakan kegiatan ekstrakurikuler.

Setelah pulang sekolah, ba’da Zuhur, para santri langsung diarahkan ustaznya menuju masjid. Mereka belajar memperbaiki dan memperdalam hukum-hukum bacaan Alquran, ilmu tajwid, serta hafalan ayat dan terjemahan. Dilanjutkan dengan latihan ceramah.

Tidak hanya itu kegiatan non formal di pesantren tersebut. Selesai salat Ashar, para santri diwajibkan setor hafalan sekitar satu jam. “Sore harinya olahraga rutin main bola,” jelasnya.

Saat diperbolehkan tatap muka, KBM di Ponpes As-Salam Dompu menerapkan protokol kesehatan Covid-19. (feri/lakeynews.com)

Antara waktu salat Magrib dan Isya, juga setelah salat Subuh dilanjutkan hafalan Alquran dan setor hafalan. “Setelah Isya, santri belajar persiapan materi sekolah untuk KBM besok paginya,” tandasnya.

Pola pengajaran di As-Salam cukup ketat. Memprioritaskan para santri hafal Alquran 30 juz. Berkat kegiatan positif dan prestasi yang mereka torehkan, keberadaan para santri As-Salam diakui.

“Salah satu prestasi santri kita, Juara I Lomba Ceramah Tingkat Ponpes se-Kabupaten Dompu,” ujar Ustaz Mujahid dengan wajah sumringah.

Kegiatan lain, saat Ramadhan para santri As-Salam diutus ke setiap masjid di desa-desa tempat mereka tinggal untuk mengisi kegiatan ceramah maupun imam salat berjamaah. (fm)