Ketua MKKS SMK Kabupaten Dompu yang juga Kepala SMKN 1 Hu’u Syafruddin bersalaman perwakilan MKKS SMK Swasta Ikraman, usai rapat penggabungan dua MKKS SMK. (ist/lakeynews.com)

DOMPU, Lakeynews.com – Setelah sekitar tiga tahun “cerai”, Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Negeri dan MKKS SMK Swasta Kabupaten Dompu, hari ini (Rabu, 10/2) resmi “rujuk” lagi.

Penggabungan kembali dua MKKS SMK tersebut dilakukan dalam rapat yang berlangsung di SMKN 2 Dompu. Salah satu agenda rapat yang dipimpin Kepala SMKN 1 Manggelewa A. Yarid, ST, konsolidasi SMK Negeri dan Swasta.

Rapat tersebut juga dirangkaikan dengan pengukuhan penggabungan MKKS SMK Negeri dan Swasta menjadi MKKS SMK Kabupaten Dompu.

Hadir saat itu, sejumlah pengurus dari dua MKKS SMK. Dari MKKS SMK Negeri, selain A. Yarid, hadiri Syafruddin (SMKN 1 Hu’u/Ketua MKKS), Slamet Sisubali (SMKN 1 Kempo), Sufiansyur (SMKN 2 Manggelewa), Eko Sutrismi (SMKN 1 Dompu), Jubaidah (SMKN 2 Dompu), Adam (SMKN 1 Woja) dan Aidul Akbar (SMKN 1 Pekat). Satu orang tidak hadir karena dikabarkan sakit, A. Landa SMKN 1 Kilo.

Kepala SMKN 1 Manggelewa A. Yarid (paling kiri), memimpin rapat konsolidasi SMK Negeri/Swasta di SMKN 2 Dompu, Rabu (10/2). (ist/lakeynews.com)

Sedangkan dari MKKS SMK Swasta, hadir Ikraman (SMK Al-Mutmainnah), H. Syamsuddin (SMK IT O’o), Ida Faridah (SMK Yapik), Simostimodi (SMK Ar Rizki), Irfan (SMK Bangun Negeri) dan Inayah (SMK Beringin Jaya).

“Hari ini, hari Rabu, tanggal 10 Februari 2021, dengan mengucap bismillahirrahmaanirrahim penggabungan MKKS SMK Negeri dan MKKS SMK Swasta se-Kabupaten Dompu kami nyatakan secara resmi bergabung,” kata Yarid saat memimpin rapat, sembari mengetuk palu tiga kali.

Diketahui, para kepala SMK Swasta memisahkan diri dari MKKS SMK, lebih kurang tiga tahun lalu. Mereka lalu membentuk MKKS SMK Swasta.

Namun, sejak dua tahun terakhir aktivitas MKKS SMK Swasta ini vakum. Bahkan, akibat tidak jalannya aktivitas membuat MKKS SMK Swasta terkesan mati suri.

Selain itu, beberapa pengurus harian MKKS SMK Swasta mengundurkan diri. Ada yang karena tidak lagi menjabat kepala SMK Swasta, ada pula karena sudah lulus seleksi CPNS tahun 2019/2020.

Karena itu, para pentolan MKKS SMK Swasta bersepakat untuk merger (bergabung) lagi ke MKKS SMK Negeri. Dan, hari ini, penggambungan tersebut resmi terjadi dan dikukuhkan.

Penyerahan seragam MKKS SMK Kabupaten Dompu oleh pengurus MKKS, Adam kepada kepala SMK Yapik, Ida Faridah. (ist/lakeynews.com)

Mewakili MKKS SMK Swasta, Ikraman, S.Ag, berharap, dengan kembali bergabungnya MKKS SMK Swasta dan Negeri ini, kedepan berbagai informasi dapat diakses dengan cepat dan mudah.

“Terima kasih kami sampaikan kepada KCD dan pengawas lingkup  Dikbud Dompu yang sudah memediasi bergabungnya kedua organisasi ini,” ujar Ikraman yang juga kepala SMK Al Mutmainnah.

Ucapan terima kasih juga disampaikan Ikraman kepada MKKS SMK Negeri yang mengakomodir kembali MKKS SMK Swasta.

Ikraman yang diketahui sebagai salah satu wakil ketua MKKS SMK Swasta menyampaikan hasil rapat di SMKN 2 Dompu kepada beberapa kepala SMK Swasta yang tidak sempat hadir. Penyampaian oleh Ikraman berlangsung di SMK Al-Muchsin Dompu.

Usai pertemuan, dilakukan penyerahan secara simbolis seragam MKKS SMK Kabupaten Dompu oleh pengurus MKKS yang juga kepala SMKN 1 Woja Ir. Adam kepada kepala SMK Yapik Ida Faridah, S.Pd. (tim)