
DOMPU, Lakeynews.com – Plt. Kadis Dikpora Kabupaten Dompu M. Amin, S.Sos, meminta kepada Dewan Pendidikan agar lebih kritis dalam menjalankan tugasnya.
“Jika ada persoalan, Dewan Pendidikan harus memberikan masukan, saran dan pendapat. Bila perlu mengkritisi kebijakan terkait pendidikan, kalau ada yang kurang,” tegas Amin.
Hal itu sampaikan pria yang akrab disapa Dae Obe itu, menyusul telah terbentuknya Dewan Pendidikan Kabupaten Dompu.
Surat Keputusan (Bupati) Dompu Drs. H. Bambang M. Yasin tentang Kepengurusan Dewan Pendidikan Kabupaten Dompu Periode 2021-2025 telah diserahkan pada pengurus.
SK tersebut diserahkan Dae Obe dan diterima Ketua Dewan Pendidikan Dra. Hj. Nafisah H. Abdurrahman Mahmud, di ruang kerja Kadis Dikpora Dompu, Kamis (7/1) pagi.
Dewan Pendidikan Dompu ini berjumlah 11 orang. Mereka perwakilan dari beberapa unsur. Ada dari Akademisi, Pengusaha, Yayasan Pendidikan, NGO (LSM) dan Dinas Dikpora sendiri.
Dra. Hj. Nafisah H. Abdurrahman Mahmud yang didaulat sebagai ketua, merupakan pengurus Dewan Pendidikan periode sebelumnya. Dia adalah pensiunan ASN, mantan Ketua Tim Asesor dan mantan Kabid Dikmen Dinas Dikpora Dompu.
Sedangkan Sekretaris Dewan Pendidikan dipercayakan kepada Zainal Afrodi, S.Pd, MM. Saat ini, lelaki yang lebih dekat dipanggil Dae Ferry itu, menjabat Kabid Dikdas Dinas Dikpora Dompu.
Posisi Sekretaris Dewan Pendidikan sebenarnya diisi Sekretaris Dinas Dikpora Lukman, S.Pd. Namun, karena Lukman akan pensiun pada Juli 2021 ini, sementara posisi itu harus diambil oleh dinas, maka Plt Kadis Dikpora M. Amin, S.Sos, menyerahkan kepada Zainal Afrodi.
Pada momen penyerahan SK tersebut, Plt. Kadis Dikpora M. Amin mengingatkan, agar Dewan Pendidikan tidak sekadar menjadi mitra pemerintah daerah, khususnya Dinas Dikpora.
“Kalau hanya menjadi mitra, nanti hanya mengiya-iyakan saja apapun yang dilakukan dan kebijakan Dikpora,” tandas Dae Obe, sebagaimana dikutip Zainal Afrodi pada Lakeynews.com.
Lebih dari itu, dewan pendidikan harus menjadi pengontrol kebijakan dinas terkait pendidikan ini. Jika ada persoalan, memberikan masukan, saran dan pendapat. Juga, mengkritisi kebijakan yang dinilai menghambat kemajuan pendidikan.

Hj. Nafisah, mewakili segenap Dewan Pendidikan mengatakan, pihaknya akan siap dan segera mulai bekerja.
“Setelah mengantongi SK ini, kami segera melakukan rapat koordinasi internal,” ujar Nafisah.
Informasi yang dihimpun media ini, tak lama setelah menerima SK, dewan pendidikan langsung menggelar Rakor di Dinas Dikpora.
“Benar, tadi dewan pendidikan sudah langsung melakukan rapat koordinasi,” kata Ferry Afrodi, sapaan lain Zainal Afrodi.
Dalam waktu dekat, Dewan Pendidikan akan melakukan Rakor untuk mendesain program dan langkah-langkah strategis yang akan diambil. Paling tidak untuk jangka pendek, kebutuhan tahun 2021 ini.
“Rencananya, salah satu yang akan dibahas terkait monitoring pelaksanaan KBM di masa pandemi,” papar Dae Ferry. (tim)
