
DOMPU, Lakeynews.com – Apa sebenarnya tujuan Gebyar dan Sarasehan Gerakan Pendidikan Pemberdayaan Perempuan Mandiri (GP3M) yang digelar Dinas Dikpora Kabupaten Dompu di Gedung Samakai, Selasa (15/12)?
Plt. Kadis Dikpora Dompu Muhammad Amin, S.Sos, menyebut empat poin tujuan kegiatan yang terselenggara atas kerja sama dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus Kemendikbud RI.
Keempat poin tujuan Gebyar dan Sarasehan itu, sebut Amin dalam sambutannya, sebagai berikut:
- Penguatan pemberdayaan ekonomi keluarga dengan memberikan pengetahuan keterampilan kepada perempuan Dompu.
- Mengurangi angka pengangguran pada perempuan Dompu.
- Peningkatan ekonomi (pendapatan) untuk keluarga yang dihasilkan oleh perempuan Dompu melalui PKHP dan Desa Vokasi.
- Mempromosikan hasil karya/produk dari peserta Program PKHP dan Desa Vokasi.
BACA JUGA :
Dinas Dikpora Dompu Gelar Gebyar dan Sarasehan GP3M
Perempuan Termasuk Kelompok Penyandang Marginal
Apresiasi Sarasehan GP3M, Bupati Dompu: Kasek tak Hanya Sibuk Urus Dana BOS
Gebyar dan Sarasehan GP3M mengusung Tema: Melalui GP3M Kita Dukung Terwujudnya Perempuan Yang Berdaya Saing, Maju, Mandiri dan Sejahtera.

Dijelaskan Amin, sebelum Gebyar dan Sarasehan ini, terlebih dahulu pihak Lembaga PKBM melaksanakan kegiatan Pendidikan Kecakapan Hidup Perempuan (PKHP). Mereka melatih perempuan marjinal di desa tempat PKBM tersebut.
Menurut Amin, sasaran bantuan PKHP ini ada 10 PKBM. Masing-masing PKBM melatih 25 peserta (orang) dengan jenis keterampilan yang berbeda-beda. “Keterampilan pengolahan makanan (tata boga) dan menjahit,” jelasnya.
Sedangkan SPNF SKB Dompu, sambungnya, mendapat batuan Program Desa Vokasi. Jenis keterampilannya, Penanaman Tanaman Holtikultura dan Keterampilan Ukir Kayu. “Jumlah pesertanya 100 orang,” papat Amin.
Peserta yang telah dilatih, tambah pria yang akrab disapa Dae Obe ini, diharapkan melalui Program PKHP dan Desa Vokasi dapat menjadi wirausaha baru. “Tentu sesuai dengan potensi dan sumberdaya lokal yang kita miliki di Bumi Nggahi Rawi Pahu ini,” tegasnya.
Sedangkan dampak yang diharapkan dari kegiatan ini, papar dia, lahirnya wirausaha baru dari kaum perempuan pada masing-masing desa sasaran PKHP dan Desa Vokasi yang dapat mengimbaskan ilmu dan keterampilannya kepada perempuan lain di desanya tersebut.
“Sehingga, ada peningkatan ekonomi keluarga yang dihasilkan oleh kaum perempuan dengan produk yang dihasilkan tersebut,” urainya. (zar)
