Pengawas SMA/SMK Dikbud Dompu (almarhum) Adiansyah, BA, S.Sos, semasa hidupnya. (ist/lakeynews.com)

DOMPU, Lakeynews.com – Keluarga besar Dinas Dikbud Provinsi NTB dan Cabang Dinas Dikbud Dompu turut berdukacita atas wafatnya salah seorang Pengawas SMA/SMK Dikbud Dompu Adiansyah, BA, S.Sos.

Almarhum Adiansyah meninggal dunia pada Senin (10/8) malam. Jenazah dimakamkan di Pemakaman Rade Sala, Kelurahan Potu, Kecamatan Dompu, Selasa (11/8).

Perihal berita duka ini, dilaporkan Kepala Cabang Dinas (KCD) Dikbud Dompu Drs. Muhammad Gunawan, M.Pd kepada Kadis Dikbud NTB Dr. H. Aidy Furqan, S.Pd, M.Pd.

“Beliau (Kadis Dikbud NTB, red) menyampaikan salam takzim pada keluarga yang berduka, karena tidak berkesempatan ke Dompu lantaran sedang ada tugas dinas,” kata Gunawan pada Lakeynews.com, Rabu (12/8).

Namun demikian, atas nama pribadi dan Dinas Dikbud NTB beserta seluruh jajaran, H. Aidy menyampaikan ucapan turut berbelasungkawa atas meninggalnya almarhum.

“Semoga arwah almarhum husnul khatimah. Keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan ketabahan dan kesabaran, serta dapat menerima takdir ini,” ujar H. Aidy dikutip Gunawan.

Kadis Dikbud NTB Dr. H. Aidy Furqan, S.Pd, M.Pd dan KCD Dikbud Dompu Drs. Muhammad Gunawan, S.Pd, M.Pd. (ist/lakeynews.com)

Pada sisi lain, Gunawan mengatakan, almarhum Adiansyah merupakan orang baik. Tidak banyak bicara. “Akan berbicara kalau ada sesuatu yang mengharuskan beliau bicara,” jelas pria yang akrab disapa Aba Gun ini.

“Beliau juga orang yang sangat memahami situasi di segala kondisi. Termasuk dalam dinamika kepengawasan,” sambung Gunawan.

Menurutnya, almarhum menderita sakit sejak sekitar Maret 2019. Tapi saat itu belum terlalu parah seperti menjelang menghembuskan napas terakhirnya pada Senin lalu.

Di mata Gunawan dan para pengawas lainnya, almarhum adalah tipe pekerja keras, loyal dan bertanggung jawab terhadap tugas yang diemban.

“Meski sakit, beliau tetap ngantor dan turun ke sekolah-sekolah untuk memonitoring (dalam rangka menunaikan tugas),” paparnya. (zar)