

Hari Pertama Kerja Plt. Kadis Dikpora Dompu
DOMPU, Lakeynews.com – Sektor pendidikan merupakan dunia yang masih “gelap” bagi Muhammad Amin, S.Sos. Karenanya, pria yang akrab disapa Dae Obe itu sangat mengharapkan dukungan penuh dari segenap jajaran Dinas Dikpora Kabupaten Dompu.
Pengakuan dan harapan tersebut disampaikan Dae Obe dalam pertemuan, silaturahmi dan rapat internal di Aula Dinas Dikpora Dompu, Selasa (4/8) pagi.
Diketahui, Senin (3/8), Dae Obe resmi mengemban amanah sebagai Plt. Kadis Dikpora Dompu. Dia menggantikan H. Ichtiar Yusuf, SH (HI).

HI sendiri memilih mengundurkan diri dan telah keluar surat pensiunnya, karena maju sebagai Bakal Calon Wakil Bupati (Bacawabup) mendampingi Bakal Calon Bupati (Bacabup) Hj. Eri Aryani (istri Bupati Dompu H. Bambang M. Yasin).
Dae Obe resmi menjabat Plt. Kadis Dikpora setelah dilakukan Serah Terima Jabatan (Sertijab) yang berlangsung di Gedung Samakai Dompu (Senin, 3/8).
Kegiatan Sertijab dihadiri Bupati H. Bambang M. Yasin berserta sejumlah pejabat terkait, para kepala sekolah, guru dan TU, serta staf di jajaran Dinas Dikpora.
Diketahui juga, jabatan definitif M. Amin adalah kepala Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Dompu.
Selasa, hari ini merupakan hari pertama Dae Obe menunaikan tugasnya sebagai Plt. Kadis Dikpora.
Momen awal dan hari perdana itu, dimanfaatkan Dae Obe melakukan rapat internal dengan jajaran Dinas Dikpora. Saat itu, dia mengenalkan diri dan sedikit uraian tentang riwayat pengabdiannya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).
Rapat dibuka Sekretaris Dinas Dikpora Lukman, SE, didampingi Kabid Dikdas Zainal Afrodi (Ferry Afrodi). Pertemuan yang dirangkaikan dengan silaturahmi pasca-Hari Raya Idul Adha itu, dihadiri seluruh Kabid, sejumlah Kasi dan para staf.
Acara tersebut nyaris luput dari pengamatan dan pengetahuan wartawan. Lakeynews.com pun tiba di sana, setelah pertemuan (rapat) bubar lebih dari satu jam.
Didatangi di ruang kerjanya, Dae Obe sedang tidak ada di tempat. Menurut beberapa stafnya, sang Plt sedang ke kantor DPM-PTSP.

Saat dihubungi melalui telepon genggamnya pun, tidak diangkat.
Namun, Sekretaris Dinas Dikpora Lukman, SE, menjelaskan terkait pertemuan pagi Selasa itu.
Menurut Lukman, ketika memberikan sambutan, Dae Obe, mengungkapkan bahwa dunia pendidikan (Dikpora) merupakan dunia yang masih “gelap” baginya.
Hal itu disebabkan, bahwa sejak menjadi ASN, tahun 1988, baru tahun 2020 ini dia masuk di lembaga yang mengurus masalah pendidikan. Artinya, sekitar 32 tahun sebagai abdi negara, dia tidak pernah bertugas di sektor pendidikan.
Untuk itu, Dae Obe, mengharapkan agar semua jajaran Dikpora menjadi lentera agar kegelapan baginya itu bisa menjadi terang benderang.
Pada kesempatan itu, Amin juga mengajak jajaran Dikpora melangkah bersama-sama untuk terus memajukan dan mewujudkan visi-misi pendidikan.
“Mewujudkan itu semua harus dengan kebersamaan. Tidak bisa sendiri-sendiri atau perorangan,” ujar Dae Obe sebagaimana dikutip Lukman.
Bukan itu saja. Dae Obe juga berharap, hubungan dan kerukunan yang terjalin serta terbina selama ini agar terus dipertahankan. Bahkan, ditingkatkan.
Secara pribadi, Lukman merasa salut dan mengapresiasi keberanian Dae Obe mengakui kekurangannya. “Mengakui kekurangan itu, bukan kesalahan. Kami salut dengan Beliau,” ujar Lukman. (won)

Tapi kalau Jantan sebaiknya jangan ungkapkan kalimat “Masih Gelap “. walaupun memang harus di akui harus belajar lebih banyak regulasi untuk berbagai kebijakan pendidikan itu. Karena dae Obe sekarang akan mengurus Manusia bukan kertas dan dokumen lagi. SELAMAT dan SUKSES