Bacabup/Bacawabup Dompu Periode 2021-2026, Arifuddin dan H. Mulyadin, optimis mampu meraih PKB sebagai kendaraan politik pada Pilkada mendatang. (ist/lakeynews.com)

Pasangan Bacabup/Bacawabup Dompu Periode 2021-2026, Arifuddin, SH dan H. Mulyadin, SH, MH (Arif-Mulya), memiliki keyakinan tinggi.

ARIF-MULYA optimis dapat menggenggam Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Nasional Demokrat (NasDem) sebagai kendaraan politik pada Pilkada yang dihelat Desember 2020.

“Kita yakin. Insya Allah, PKB dan NasDem bisa kita dapatkan sebagai kendaraan politik pada Pilkada nanti,” kata Bacawabup H. Mulyadin pada Lakeynews.com, Sabtu (4/7).

Sebagaimana diketahui, para elit, politisi dan publik Dompu belum mendapat gambaran tentang arah dukungan PKB akan berlabuh. Belakangan santer isu bahwa partai besutan Muhaimin Iskandar itu diperebutkan pasangan Arif-Mulya dan Hj. Eri Aryani – H. Ichtiar Yusuf, SH (ERA-HI).

Namun, pada Jumat (3/7) sore, pasangan Arif-Mulya memenuhi undangan Desk Pilkada PKB untuk melakukan (menjalani) Uji Kelayakan dan Kepatutan.

Kegiatan itu berlangsung secara virtual melalui Zoom Meeting di Kantor DPW PKB NTB, Jalan Sriwijaya, Karan Sukun, Kota Mataram.

“Alhamdulillah, kita sudah mengikuti tahapan proses seleksi Bacabup/Bacawabup Dompu di PKB. Termasuk Uji Kelayakan dan Kepatutan,” ujar Aji Mul, sapaan H. Mulyadin.

Hal tersebut, sekaligus sebagai klarifikasi secara tidak langsung atas sinyalemen yang menyebutkan Arif-Mulya tidak jadi ikut dan tidak mempunyai parpol pengusung dalam Pilkada.

Arifuddin dan H. Mulyadin (Arif-Mulya) saat menjalani Uji Kelayakan dan Kepatutan secara virtual di PKB. (ist/lakeynews.com)

Bukan hanya optimis mampu menggenggam PKB sebagai kendaraan politiknya. Arif-Mulya juga mendapat informasi, sekitar pekan depan, rekomendasi dari DPP PKB akan keluar.

“Kita sama-sama tunggu rekomendasi dari DPP PKB nanti,” tegas pria yang juga mantan Calon Bupati Dompu periode sebelumnya itu.

Dan, diketahui, salah satu syarat parpol atau gabungan parpol dalam pengusungan pasangan Bacabup/Bacawabup pada Pilkada Dompu, minimal enam kursi di DPRD.

Kalau pada akhirnya DPP PKB memutuskan atau mengeluarkan rekomendasi untuk mengusung Arif-Mulya, berarti pasangan ini baru memiliki empat kursi. Artinya, masih kekurangan dua kursi lagi dari syarat minimal.

Lalu, bagaimana upaya bakal pasangan Arif-Mulya dalam memenuhi kekurangan itu?

Mendengar itu, dengan tenang Aji Mul menjawab, pihaknya masih memiliki ruang dan peluang di beberapa parpol. Diantaranya, Partai NasDem (empat kursi) dan Demokrat (tiga kursi).

“Peluang kita untuk mendapatkan Partai NasDem, masih besar,” ujarnya dengan nada optimis juga.

Beberapa elemen memperkirakan, NasDem lepas dari Arif-Mulya. Sebab, beberapa waktu lalu, Ketua DPD NasDem Suryanto, mendapat kunjungan silaturahmi dari sejumlah pengurus DPC Partai Gerindra Dompu.

Rombongan yang dipimpin Ketua Gerindra Kurnia Ramadhan datang bersama pasangan Bacabup/Bacawabup Kader Jaelani – H. Syahrul Parsan (AKJ-Syah).

Kunjungan Gerindra tersebut untuk melakukan penjajakan kemungkinan berkoalisi dengan NasDem dalam mengusung AKJ-Syah pada Pilkada Dompu Periode 2021-2026.

Bagaimana Anda yakin bahwa NasDem masih dapat digapai?

Menanggapi pertanyaan itu, Aji Mul menjawab dengan tenang. Katanya, sebagai kader NasDem, dia sangat yakin dan melihat peluang partainya masih terbuka untuk mendukung kader.

“Keuntungan kita ini, saya kadernya. Saya pun akan terus berjuang untuk memperoleh NasDem sebagai partai pengusung kita,” ujarnya dengan semangat.

Tidak hanya NasDem sebagai partainya sendiri. Aji Mul mengaku, pihaknya juga masih memiliki ruang di Partai Demokrat.

Perjuangan mereka belum berakhir. Mereka masih terus berikhtiar. Apalagi yang diketahui, mayoritas partai belum menerbitkan SK (rekomendasi)-nya.

“Kalau baru bersifat surat tugas, semua masih bisa berubah,” tandas Aji Mul. (sarwon al khan/adv)