Sekretaris Daerah Provinsi NTB Drs. H. Lalu Gita Aryadi, M.Si. (ist/lakeynews.com)

MATARAM, Lakeynews.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB Drs. H. Lalu Gita Aryadi, M.Si, meminta masyarakat untuk tidak percaya terhadap isu dan informasi yang sumber datanya tidak jelas. Terlebih informasi liar yang banyak beredar di media sosial, yang menyebut data-data pribadi sejumlah warga terkait dengan Covid-19-19.

“Itu merupakan pelanggaran hukum yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Jadi, jangan dipercaya,” imbuh pria yang juga Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di NTB ini.

Dia mengajak masyarakat NTB untuk waspada dan bijak dalam menerima informasi. “Hindari hoax dan disinformasi lainnya,” pintanya, Minggu (5/4).

Sekda menegaskan, data-data yang beredar liar itu bukan data resmi yang bersumber dari pemerintah daerah atau Gugus Tugas Covid-19.

Informasi tersebut disebarkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. “Ini menimbulkan keresahan dan rasa saling curiga di masyarakat,” tandasnya.

Terkait hal ini, Sekda menegaskan, “pemerintahlah yang berhak mengumumkan dan mengeluarkan data resmi terkait perkembangan kasus covid-19.”

Kadis Komunikasi Informatika dan Statistik NTB, I Gede Putu Aryadi, S.Sos, MH. (ist/lakeynews.com)

Pemerintah Daerah telah menyediakan akses informasi resmi, baik melalui media online yaitu website http://corona.ntbprov.go.id dan masing-masing Pemerintah Kabupaten/Kota, serta layanan Province Call Center (PCC) NTB di nomor 0818 0211 8119.

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik NTB, I Gede Putu Aryadi, S.Sos, MH, mengatakan, tidak selayaknya identitas orang-orang yang terkait dengan Covid-19 ini diumbar secara vulgar.

“Waspada boleh, tapi tidak dengan meneruskan pesan yang datanya tidak diperoleh dari sumber yang jelas,” tegas pria yang lebih dikenal dengan panggilan Pak Gde itu. (tim)