Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto, SH, SIK. (ist/lakeynews.com)

MATARAM, Lakeynews.com – Di saat orang di seantero negeri, bahkan dunia resah oleh isu penyebaran Virus Corona (Covid-19), seorang buruh di Kabupaten Lombok Tengah ini justru diduga nekat menyebarkan hoax (kebohongan).

Karena perbuatannya, pria berinisial SB alias EP (19), warga Dusun Dasan Luah, Desa Bebuak, Kecamatan Kopang, digulung Tim Ditreskrimsus Polda NTB, Jumat (20/3).

Penyebaran hoax tersebut dilakukan SB pada Minggu (8/3) sekitar pukul 08.00 Wita melalui akun media sosial Facebook Kecill Oi. Akun atas nama Oi Kecil itu diduga kuat milik SB.

“Yang bersangkutan menyiarkan kabar tidak pasti, kabar yang berkelebihan atau tidak lengkap (hoax),” kata Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto, SH, SIK, dalam siaran persnya, Sabtu (21/3).

SB ditangkap berdasarkan Surat perintah Penyelidikan Nomor: Sp.Lidik/155/III/2020/Dit Reskrimsus, tanggal 20 Maret 2020. Dan, Surat Perintah Tugas Nomor: Sp.Gas/156/III/2020/Dit Reskrimsus, tanggal 20 Maret 2020.

Artanto kemudian mengungkapkan kronologis kejadian dalam kasus yang menimpa pria kelahiran Dasan Luah, 28 Juni 2001 itu.

Pada Sabtu (7/3) malam, sekitar pukul 21.00 Wita, pelaku mendapatkan pesan singkat dari nomor baru (tidak dikenal), 085964187755. Berikut isi pesan singkat tersebut;

“assalamualaikum wr wb…
Hati” untuk teman” semuanya virus corona sudah sampai Lombok kalok keluar jangan lupa pake masker tadi udah ada 3 korban di Lombok di desa Aik bual yang kena virus corona langsung di bawa ke rumah sakit di Terara langsung dibawa ke rumah sakit selong, di Sukadana udah ada satu korban meninggal dunia dan semoga virus corona cepat hilang amin” mohon sebarkan kepada teman” yang lain agar semua tau
Wassalmualaikum wr wb…”

Keesokan harinya, Minggu (8/3), pelaku mengunggah postingan berisi kabar tidak pasti, berlebihan atau tidak lengkap (hoax) tentang adanya korban virus Corona di wilayah Lombok tersebut di Facebook miliknya, dengan nama akun Kecill Oi.

Menurut Artanto, pelaku mengaku, sengaja memosting berita tersebut dengan niat masyarakat lainnya mengatahui tentang adanya Virus Corona di Pulau Lombok dan dapat waspada.

Selain menangkap pelaku, polisi juga mengamankan beberapa barang bukti. Antara lain, satu unit HP merk Samsung Duos J1 warna putih dengan IMEI 1: 357928/07/158635/3, IMEI 2: 357928/07/158635/1.

Selain itu, satu buah memory card micro SD 8 GB. Satu buah kartu XL dengan Nomor 087757632576. Akun FB atas nama Kecill Oi dengan URL https://www.facebook.com/kecill.oi.9 yang diexport ke dalam bentuk CD dan satu bendel print out.

“Pelaku dijerat dengan Undang-Undang ITE Nomor 19 Tahun 2016 Pasal 28 Ayat 1 tentang Informasi bohong,” tandas Artanto. (khn)