Kabidhumas Polda NTB Kombes Pol Artanto, SIK, M.Si, memberikan keterangan pers terkait pengamanan wanita penyebar hoax. (ist/lakeynews.com)

MATARAM, Lakeynews.com – Satu lagi pelaku penyebar hoax dibekuk Ditreskrimsus Polda NTB.

Kali ini, polisi menangkap seorang wanita berinisial SA alias DW (22), kelahiran Kalimantan Timur. Saat ini dia beralamat di Dusun Dasan Pepau, Desa Lekor, Kecamatan Janapria, Kabupaten Lombok Tengah.

“Tersangka SA ini menyiarkan kabar yang tidak pasti, kabar berkelebihan atau tidak lengkap (hoax),” kata Kabidhumas Polda NTB Kombes Pol Artanto, SIK, M.Si, dalam siaran persnya, Senin (23/3).

BACA JUGA : http://lakeynews.com/2020/03/21/buruh-penyebar-hoax-corona-ntb-digulung-polisi/

Dugaan penyebaran hoax dilakukan SA pada Selasa, 17 Maret lalu, sekitar pukul 20.30 Wita. Saat itu, pelaku membuka Facebook miliknya kemudian menemukan adanya postingan dari pemilik akun Sirru Wathoni yang memposting dengan kata-kata:
“Kalau virus Corona sudah masuk Montong gamang”

Setelah membaca postingan tersebut, pelaku kemudian membuat dan mengunggah postingan yang ditulis tersebut melalui akun Facebook miliknya, Dhewy cheeby chubby. Isinya, kabar tidak pasti atau kabar yang berlebihan atau yang tidak lengkap (hoax) tentang “Adanya virus Corona yang sudah masuk Montong gamang”.

Pelaku mengatakan, sengaja memposting berita tersebut karena kesal tidak dapat kembali ke rumahnya di DS. Lekor karena ketika akan ke DS Lekor harus melewati DS. Montong Gamang.

Pelaku diamankan di rumah orang tuanya di Dusun Lendang Are, Desa Lendang Are, Kecamatan Kopang, Lombok Tengah.

Penangkapan tersangka berdasarkan Surat Perintah Penyelidikan Nomor: Sp.Lidik/156/III/2020/Dit Reskrimsus tanggal 20 Maret 2020. Dan, Surat Perintah Tugas Nomor: Sp.Gas/157/III/2020/Dit Reskrimsus tanggal 20 Maret 2020.

Polisi telah mengamankan barang bukti, antara lain; satu unit HP merk Samsung Duos warna hitam dengan IMEI 1:352465075669241/01 dan IMEI 2: 352466075669249/01.

Diamankan juga satu buah kartu XL dengan nomor 085936632321, akun Facebook atas nama Dhewy chebby chuby dengan URL https://www.facebook.com/dewycheeby.disakityy yang diexport ke dalam bentuk CD, berikut satu bendel print out.

“Pelaku dijerat dengan Undang-Undang ITE Nomor 19 Tahun 2016 Pasal 28 Ayat 1 tentang Informasi bohong,” jelas Artanto. (zar)