
DOMPU – Setidaknya 28 peserta Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) asal Kabupaten Dompu, Senin (2/11/2026) pagi ini tiba di Kota Mataram.
Siswa-siswi SD dan SMP itu berangkat ke ibu kota provinsi bersama guru pendamping dan sejumlah orang tua murid. Diangkut menggunakan dua bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP).
Mereka dilepas Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) yang juga Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Dompu H. Rifaid di halaman depan kantor Dikpora, Minggu (1/11/2026) petang.
Saat itu, Rifaid didampingi Kabid Dikdasmen H. Nurdin, Kepala SDN 1 Dompu Suriansyah yang juga pimpinan rombongan FTBI NTB – Dompu 2026, dan beberapa pejabat lainnya.
Pantauan Lakeynews, dari depan Kantor Dikpora Dompu, dua bus AKAP pengangkut peserta dan rombongan mulai bergerak menuju Mataram sekitar pukul 19.00 Wita.
Ke-28 peserta itu merupakan hasil seleksi tingkat kabupaten pada Sabtu (31/10/2026) lalu. 14 orang dari tingkat sekolah dasar, dan 14 lagi dari jenjang sekolah menengah pertama.

Mereka terbagi untuk berkompetisi pada tujuh mata lomba (festival) yang diselenggarakan Balai Bahasa Provinsi NTB pada Selasa dan Rabu, 3-4 November 2026.
Ketujuh mata lomba itu; Menulis Cerpen Bahasa Mbojo (SD dan SMP), Lomba Baca Puisi Nggahi Mbojo (SD dan SMP), Lomba Komedi Tunggal Nggahi Mbojo (SD dan SMP), Lomba Menulis Aksara Mbojo (SD dan SMP), Lomba Pidato Nggahi Mbojo (SD dan SMP), Lomba Tembang Dali untuk SD dan SMP, dan Lomba Mendongeng/Mpama Nggahi Mbojo (SD dan SMP).
“Selama di sana (Mataram, red) jaga diri, jaga nama baik. Jauhi hal-hal yang dapat merusak citra daerah,” pesan Pj. Sekda Dompu H. Rifaid, saat melepas peserta.
Dia berharap, para peserta mampu berikhtiar maksimal, dan meraih prestasi terbaik.
Selain lomba untuk meraih yang terbaik atau juara, lanjut Rifaid, yang paling penting adalah tunjukkan jati diri sebagai orang Dompu. “Tunjukkan jati diri kalian sebagai orang Dompu yang Nggahi Rawi Pahu,” imbuhnya.
Menurutnya, 28 siswa tersebut merupakan utusan dan duta Kabupaten Dompu. “Dari 40-an ribu siswa SD/SMP se-Kabupaten Dompu, hanya kalian 28 orang inilah yang terpilih mewakili Dompu. Ini kesempatan langka, jangan disia-siakan,” pintanya.
Pada kesempatan itu, Rifaid mengucapkan terima kasih kepada semua pihak. Terutama pihak sekolah, baik kepala sekolah maupun guru-guru pembina yang telah maksimal melakukan persiapan peserta.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada para orang tua peserta yang rela dan ikhlas mendukung anak-anaknya untuk mengikuti lomba ini,” ujarnya. (A2)
