
KOTA BIMA, Lakeynews.com – Pembangunan Puskesmas Paruga Kecamatan Rasanae Barat, Puskesmas Rasanae Timur dan sejumlah infrastruktur kesehatan lainnya tuntas dilakukan Pemkot Bima pada 2019 lalu.
Rencananya, dua Puskesmas dan fasilitas lainnya tersebut diresmikan Menkes RI Letjen TNI (Purn) Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp.Rad (K) pada Ahad (15/3).
Mematangkan agenda tersebut, berbagai persiapan dilakukan. Mulai di lokasi peresmian, pencetakan undangan hingga titik-titik kunjungan Menkes dipersiapkan Pemkot.
Menurut Kadis Kesehatan Kota Bima Drs. H. Azhari, M.Si, sejumlah jadwal kegiatan Menkes usai peresmian juga telah dimatangkan.
Sayangnya, rencana peresmian itu ditunda. “Informasi penundaan peresmian tersebut, kami peroleh dari anggota DPR RI (utusan Dapil Pulau Sumbawa) H. Muhammad Syafrudin, ST, MM, pada Kamis (12/3) siang ,” kata Azhari.
Penundaan tersebut, karena pada hari yang sama Menkes mendapat mendadak dari Presiden RI pada kegiatan penting lainya. Azhari memaklumi hal itu.. Rencananya, Menkes akan menjadwal ulang kehadirannya di Kota Bima dalam waktu yang tidak terlalu lama.
“Kami sangat berharap agar Menkes bisa hadir di Kota Bima,” harapnya.
Dihubungi terpisah, anggota Komisi IV DPR RI, H. Muhammad Syafrudin, ST, MM membenarkan bahwa kehadiran Menkes pada 15 Maret ditunda. “Akan dijadwalkan ulang pada moment berikutnya,” ujarnya.
“Pada kesempatan ini, saya menyampaikan permohonan maaf Menkes kepada Pemkot beserta masyarakat Kota Bima. Permohonan itu, disampaikan kepada saya melalui saluran selulernya,” sambung HMS, sapaan H. Muhammad Syafrudin.
HMS mengaku, permohonan maaf Menkes juga telah disampaikannya kepada Walikota, Wakil Walikota Bima dan Kadis Kesehatan.
Kendati demikian, Menkes akan menjadwalkan ulang kedatangannya di Kota Bima. Dan, belum bisa dipastikan. “Insya Allah, Pak Menkes ini akan datang ke Kota Bima pada waktu mendatang,” papar HMS ini.
Dikatakan HMS, seluruh Indonesia, bahkan seluruh dunia tahu, virus corona sudah tercatat sebagai isu dunia. “Tugas negara yang diemban Menkes adalah terus memonitor tiap detik perkembangannya,” tandasnya.
Meminta kembali kesediaan Menkes untuk hadir di Kota Bima untuk meresmikan kegiatan yang tertunda itu, HMS tegaskan, tidak perlu bersurat lagi. “Urusan itu, biarkan saya yang berkoordinasi langsung dengan Menkes. Hal itu biarkan saya yang akan berkoordinasi dengan Menkes,” tandasnya. (tim)
