Para pemain yang ikut dalam Kejuaraan Tenis Meja “Brotherhood Camp I Rambo” – Ping TV di Kabupaten Dompu. (ist/lakeynews.com)

DOMPU, Lakeynews.com – Salah satu komunitas tenis meja berskala nasional, Pinggiran Tapi Visioner (Ping TV) Regional Bima-Dompu menggelar kejuaraan Tenis Meja.

Event bertajuk Brotherhood Camp I RAMBO itu digelar sehari di Gedung Serbaguna Montabaru, Kabupaten Dompu, Minggu (9/2).

“Alhamdulillah, kegiatannya berjalan lancar dan sukses,” kata Ketua Panitia Pelaksana yang juga Ketua Ping TV Dompu Abdul Chaer pada Lakeynews.com, Senin (10/2).

Pertandingan itu, menurutnya, diikuti 55 anggota (peserta) dari 60 anggota resmi. Mereka berkompetisi di empat kelas yang dipertandingkan. Yakni Kelas A+B, Kelas C, Ganda, A+C dan Mini Table.

Berikut para jawara di empat kelas itu:

Kelas A+B ;
Juara I, Arie
Juara II, M. Syarufuddin
Juara III Bersama, Abdul Chaer dan Hermin

Kelas C ;
Juara I, Mas Toni
Juara II, Imamul Arif
Juara III Bersama, Putra Taufan dan Gunawan

Kelas Ganda ;
Juara I, Putra Taufan/Nor
Juara II, Ahyar/Alfadasir
Juara III Bersama, Burhan/Imam Munandar dan Abdul Chaer/Inka

Kelas Mini Table ;
Juara I, Fadil
Juara II, Putra Taufan
Juara III Bersama, Arifin dan Candra

Menurut Chaer, kegiatan serupa (pertandingan tenis meja) diagendakan akan dilaksanakan setiap empat bulan sekali.

“Insya Allah akan dilaksanakan rutin. Untuk menjaga silaturahmi antaranggota, sekaligus pencarian bibit di wilayah Dompu dan Bima,” jelasnya.

Diketahui, Ping TV singkatan dari Pinggiran Tapi Visioner. Ini adalah komunitas tenis meja yang berakte notaris dan tercatat di Kemenkum-HAM RI.

Regional Ping TV ini tersebar di seluruh Indonesia. Salah satunya, di Dompu, NTB.

Khusus untuk Dompu, regional awalnya bernama ROMPU (Rombongan Dompu). ROMPU diketuai seorang Korlap (Kordinator Lapangan). Yakni Abdul Chaer sendiri.

Namun, karena bergabungnya kawan-kawannya dari Kota Bima dan Kabupaten Bima, maka regional ini berganti nama.

Nama barunya, RAMBO (Rombongan Anak taMBOra) dan tetap menunjuk Abdul Chaer sebagai Korlap-nya.

“Diambilnya nama Tambora karena gunung tersebut berada di wilayah Dompu dan Bima,” jelas Chaer. (zar)