
MATARAM, Lakeynews.com – Kapolda NTB Irjen Pol Drs. Tomsi Tohir, M.Si, melontarkan statemen menggetarkan terkait ancaman global, juga kerusakan parah kawasan hutan di sejumlah wilayah provinsi ini.
“Bumi saat ini menghadapi beberapa ancaman global yang serius,” tegas Kapolda dalam sambutan saat memimpin gerakan penanaman pohon di Desa Giritembesi, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat (Lobar), Jumat (10/1).
Baca juga: Baru Beberapa Hari Jadi Kapolda NTB, Irjen Tomsi Pimpin Penghijauan
Apa saja ancaman global dimaksud?
Jenderal bintang dua ini menyebut antara lain, banjir, erosi, tanah longsor, kekeringan, pemanasan global, kepunahan dan hilangnya beberapa jenis flora-fauna, kebakaran lahan dan hutan, ledakan penduduk dan lainnya.
Karena ancaman global yang sangat dikuatirkan itu, Irjen Tomsi menegaskan, “upaya penyelamatan lingkungan, rehabilitasi hutan, reboisasi dan penghijauan, tidak dapat ditunda lagi.”
Permasalahan yang menjadi perhatian dunia, paparnya, perubahan iklim dan pemanasan global. Dampak yang paling jelas, makin panjangnya musim panas dan makin pendeknya musin hujan.
“Mengingat dampaknya yang begitu luas, maka, perlu komitmen seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama mengatasi pemanasan global,” tegasnya.
Mengatasi hal itu, salah satu yang dapat dilakukan menurut Irjen Tomsi, memperbanyak penanaman pohon yang mampu menyerap kadar CO2 atmosfir. “Juga menanam pohon-pohon yang bermanfaat ganda bagi manusia dan lingkungan, serta menyuburkan tanah,” tandasnya.
Peran pemerintah, termasuk institusi Polri dan sesuai perintah Kapolri adalah melakukan penanaman pohon. Turut melaksanakan program rehabilitasi hutan dan lahan.
Disampingi itu, mendukung daerah dalam budidaya menanam pohon dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat dalam menjaga lingkungan.
Pada kesempatan itu, Kapolda menekankan kepada seluruh personel polri dan keluarganya agar melakukan penanaman pohon di Mako dan Asrama Polri. Dengan demikian, program penanaman pohon berhasil dan membawa dampak positif, sehingga hasilnya dirasakan oleh anak cucu kedepan.
Polda NTB dan jajaran telah melaksanakan gerakan penanaman pohon di berbagai wilayah. Hingga saat ini, sudah sekitar 5.830 pohon yang ditanam di atas lahan lebih kurang 233.700 M2.
Irjen Tomsi mengharapkan personel Polri di NTB membantu menyadarkan masyarakat akan pentingnya memelihara lingkungan. Membangun kebiasaan menanam menjadi kebutuhan berkelanjutan.
“Ini diupayakan menjadi gerakan nyata seluruh komponen bangsa untuk menanam pohon, mendukung program hijau,” imbuh pria yang baru beberapa hari memegang tongkat komando Polda NTB ini. (tim)
