Kapolda NTB Irjen Pol Drs. Nana Sudjana, MM dan Danrem 162/WB Kolonel CZI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH, M.Han, menyalami ibu-ibu Persit di Makodim 1614/Dompu. (ist/lakeynews.com)
Ratusan personel kepolisian mendengarkan arahan dari Kapolda Nana Sudjana dan Danrem Ahmad Rizal Ramdhani di Mapolres Dompu. (ist/lakeynews.com)
Kapolda Nana Sudjana dan Danrem Ahmad Rizal Ramdhani memberikan arahan kepada ratusan personel TNI di Kodim 1614/Dompu. (ist/lakeynews.com)

 

Kapolda NTB dan Danrem 162/WB ketika Memantau Pengamanan Nataru di Dompu

DOMPU, Lakeynews.com – Pimpinan Polri dan TNI terus mengingatkan dan menegaskan agar anggotanya menjauhi dan tidak terlibat dalam kasus Narkoba (Narkotika, Obat-obatan dan zat Adiktif lainnya).

Ancaman hukumannya berat. Jika nekad terlibat Narkoba, sanksinya tidak tanggung-tanggung. Oknum-oknum “nakal” tersebut langsung dipecat dari keanggotaan Polri maupun TNI.

Baca juga : Ke Dompu, Kapolda dan Danrem Berikan Penghargaan kepada Purnawirawan

Penegasan tersebut dilontarkan Kapolda NTB Irjen Pol Drs. Nana Sudjana, MM dan Danrem 162/WB Kolonel CZI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH, M.Han, ketika melakukan kunjungan kerja di kabupaten Dompu, Kamis (26/12).

Kunjungan Kapolda dan Danrem di Dana Nggahi Rawi Pahu bersama rombongan ini untuk memantau Pengamanan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 (Nataru).

“Jajaran pimpinan TNI dan Polri sudah sepakat, jika ada anggota yang terlibat menggunakan Narkoba akan langsung dipecat. Tidak ada toleransi, baik itu penggunaan, apalagi sebagai bandar,” tegas Kapolda Irjen Nana saat memberikan arahan kepada para perwira dan ratusan anggota kepolisian di Mapolres Dompu.

Karena itu, pria yang sebentar lagi pindah tugas dan menjadi Kapolda Metro Jaya ini mengharapkan kepada seluruh jajaran baik TNI maupun Polri agar peran aktif untuk melawan peredaran Narkoba. “Jangan sekali-kali menggunakan maupun terlibat kasus Narkoba,” tegas Irjen Nana.

Penegasan yang sama juga disampaikan Danrem Rizal. Dia pun meminta anggota dan jajarannya agar tidak terlibat Narkoba.

“Jauhi dan jangan terlibat masalah Narkoba, karena sanksinya adalah pemecatan dari dinas kemiliteran,” tegas Danrem Rizal ketika memberikan pengarahan kepada para personel Kodim 1614/Dompu dan jajaran, Kamis sore.

Danrem hadir di Makodim bersama Kapolda NTB, sekaligus bertatap muka dengan para prajurit TNI di Kabupaten Dompu. Rombongan disambut Dandim Letnan Kolonel Inf Ali Cahyono, S.Kom beserta para Danramil, perwira, staf Kodim dan jajaran.

 

Kedepankan Sinergitas TNI dan Polri

Pada sisi lain Danrem dan Kapolda mengharapkan jajarannya di bawah dapat bersinergitas dalam melaksanakan tugas. “Tetap kedepankan sinergitas untuk mencapai hasil maksimal. TNI dan Polri adalah garda terdepan yang masih dipercaya masyarakat,” imbuh Danrem.

“Ciptakan hubungan yang harmonis penuh kebersamaan dan keakraban Kodim bersama Polres. Jika ada permasalahan, segera diselesaikan dengan baik,” imbuh Danrem.

Pesan senada juga disampaikan Kapolda Nana. Dia mengucapkan terima kasih atas soliditas jajaran TNI dan Polri di wilayah Dompu. “TNI dan Polri memang saudara,” ujarnya.

Para Danramil dan Kapolsek diminta agar saling membantu dan sering berkoordinasi. “Jangan tunggu ada permasalahan baru berkoordinasi,” tegasnya.

“Untuk menjaga keutuhan NKRI dibutuhkan sinergitas, soliditas dan kekompakan TNI dan Polri,” sambung jenderal polisi dua bintang ini. (won)