Proses evakuasi jenazah Fauzan (16) oleh sejumlah warga di Dam Rahalayu, Senin (23/12) pagi. (ist/lakeynews.com)
Jenazah Fauzan disemayamkan di rumah duka, Dusun Manggenae, Desa Manggenae. (ist/lakeynews.com)
Warga menyisir sungai saat mencari korban Fauzan yang menghilang sejak Ahad (22/12) sore. (ist/lakeynews.com)


DOMPU, Lekeynews.com – Seorang pemuda Desa Manggena’e, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, Fauzan (16) tahun, ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa, Senin (23/12) pagi.

Putra pasangan Ahmad dan Sunarti yang beralamat di RT.01/RW.01 Dusun Manggena’e, Desa Manggena’e itu, ditemukan warga sekitar pukul 09.30 Wita di Dam Rahalayu. Lebih kurang 20 jam setelah menghilang, Ahad (22/12) sekitar pukul 15.00 Wita.

Belum diketahui persis penyebab kematian korban. Namun, almarhum yang disebut-sebut menderita suatu penyakit diduga terseret arus saat mandi di Sungai Lagara, Desa Katua, Ahad (22/12) sore.

Informasi yang dihimpun Lakeynews.com di lapangan, siang hari Ahad, korban masih terlihat di kampungnya. Sore, sekitar pukul 15.00 Wita, saat arus air sungai deras (banjir) korban mandi di sungai sekitar wilayah Lagara.

Kuat dugaan korban terseret arus karena di sekitar tempat itu ditemukan baju, celana dan sandalnya di tempat itu. “Kami menduga, almarhum diseret arus,” kata salah Sahrul, seorang warga Manggena’e.

“Almarhum memang sudah biasa mandi di sana (tempat ditemukan sandal dan pakaiannya, red),” kata warga lain, Wahyudin.

Pihak keluarga baru mengetahui korban tidak ada sekitar pukul 17.00 Wita. Ayahanda korban, Ahmad bersama beberapa anggota keluarga dan warga sempat melakukan pencarian. Tetapi, hasilnya nihil.

Hal itu, kemudian diumumkan di masjid setempat setelah Salat Isya. Malam itu juga pencarian langsung dilakukan keluarga bersama warga hingga larut.

Karena belum ditemukan, pencarian dilanjutkan setelah Senin pagi. Sekitar pukul 09.30 Wita, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Lebih kurang 1,5 kilometer tempat penemuan pakaiannya.

Tak lama setelah dievakuasi, jenazah almarhum dibawa dan disemayamkan di rumah duka. Beberapa personel kepolisian dan TNI juga tampak di sana. Rencananya, akan dimakamkan di pemakaman umum Manggenae, sore ini. (zar)