Asisten III Setda Dompu Drs. H. Gaziamansuri, M.Ap, membuka FASI Tingkat Kabupaten di Masjid Agung Baiturrahman. (nas/lakeynews.com)

Gaziamansuri: Ini Revolusi Mental Sesungguhnya

DOMPU, Lakeynews.com – Pemerintah Kabupaten Dompu menyambut baik dan menyampaikan apresiasi yang cukup tinggi atas kegiatan Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) Tahun 2019.

Apresiasi tersebut disampaikan Asisten III Setda Drs. H. Gaziamansuri, M.Ap, pada pembukaan FASI Tingkat Kabupaten Dompu, di Masjid Agung Baiturrahman, Ahad (22/12) pagi.

Hadir dalam kegiatan itu, Ketua Komisi I DPRD Dompu Ir. Muttakun dan Kakan Kemenag Dompu Drs. H. Syamsul H. Ilyas, M.Si, ratusan peserta, santri dan warga.

“Ini pelaksanaan revolusi mental yang sesungguhnya,” kata Gaziamansuri yang saat itu mewakili Bupati H. Bambang M. Yasin.

Gaziamansuri menyambut baik ditunjuknya Dompu sebagai tuan rumah FASI Tingkat Provinsi NTB awal 2020. “Tahun depan Dompu harus juara umum FASI provinsi,” tandasnya.

Lebih jauh Gaziamansuri menegaskan, ciri anak-anak saleh itu cinta kepada Allah SWT. “Kalau cinta kepada Allah berarti melaksanakan perintah Allah dan menjauhi laranganNya,” ujarnya.

Disamping itu, tambahnnya, anak saleh itu cinta kepada Rasulullah yaitu melaksanakan sunah Rasul. “Anak saleh itu harus bisa hidup bersih karena itu sunah Rasul,” katanya.

Dan, cinta ketiga tambah mantan Kadis Dikpora ini, cinta kepada Alquran. “Saya sambut dan dukung jika ada sekolah yang sudah mempersyaratkan kompetensi kelulusan harus bisa baca Alquran.

Asisten III juga mengatakan penting mencintai sahabat nabi, orang tua dan cinta kepada sesama. Anak saleh juga harus cinta kepada fakir miskin dan cinta masjid.

“Laki-laki itu harus salat di masjid,” tandas Gaziamansuri sembari mengingatkan pentingnya peran orang tua.

Sebelumnya, Ketua DPD BKPRMI Dompu Munawwar, M.Pd pada kesempatan itu menyampaikan pentingnya menjaga sportivitas dalam berlomba. “Siapa yang terbaik akan dikirim ke provinsi,” katanya.

Dompu katanya, akan menjadi tuan rumah pada FASI provinsi yang digelar awal tahun depan. “Maka kita perlu persiapan matang sebagai tuan rumah,” ungkap Munawar yang juga guru agama Islam pada salah satu SMA di Dompu. (nas)