Kabid Penmad Kanwil Kemenag NTB H. Zamroni Aziz, SH, MH. (nas/lakeynews.com)

 

DOMPU, Lakeynews.com – Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (Kabid Penmad) Kanwil Kemenag NTB H. Zamroni Aziz, SH, MH, menegaskan, pihaknya terus berjuang agar tahun 2020 madrasah-madrasah di Pulau Sumbawa mendapat perhatian khusus.

“Di Kabupaten Dompu, madrasah negeri harus diperbanyak,” kata Zamroni pada acara Pembinaan dan Silaturahmi dengan Jajaran Madrasah/Raudhatul Atfal se-Kabupaten Dompu, di halaman MAN Dompu, Selasa (17/12) sore.

Hadir juga saat itu Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Dompu Drs. H. Syamsul H. Ilyas, M.Si dan jajarannya.

Perjuangan untuk kepentingan madrasah itu, menurutnya, tidak hanya dilakukan tingkat provinsi. Namun juga di pusat. “Negara harus hadir memberi perhatian yang sama,” tandas Zamroni.

Pada kesempatan yang sama Zamroni juga mengingatkan guru-guru madrasah agar memikirkan untuk membeli buku. Ketika keluar dana sertifikasi atau tunjangan kinerja, tidak hanya memikirkan roda dua atau roda empat. “Tolong pikirkan juga untuk membeli buku,” imbuhnya.

Dia mengingatkan pula, madrasah itu memiliki ciri khas tertentu. Memiliki kelebihan dibandingkan yang lain. Untuk itu, guru madrasah, harus paham agama dalam kondisi apapun.

Kendati kondisi madrasah belum sesuai harapan, madrasah harus terus berbenah. “Karena, dari madrasah dan dari guru-guru yang ikhlas itu akan lahir calon-calon pemimpin masa depan bangsa,” cetusnya.

Sisi lain Zamroni mengungkapkan, pihaknya terus melakukan terobosan. Dan, dia berharap, tidak hanya menunggu di Kemenag untuk sebuah terobosan, tetapi juga dari stakeholder lain.

Salah satu langkah konkret dan positif yang sudah dilakukan, katanya, hadirnya internet gratis di beberapa madrasah di NTB ini.

“Hidup ini hampa tanpa internet. Kalau ada guru yang tidak paham internet, itu guru ketinggalan zaman,” selorohnya yang disambut tepuk tangan meriah para guru. (nas)