Upacara HUT NTB, Bela Negara dan Hari Ibu. (asm/lakeynews.com)

DOMPU, Lakeynews.com – Pemkab Dompu menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 NTB Tahun 2019, Selasa (17/12).

Upacara yang berlangsung di Lapangan Beringin kantor Bupati Dompu, juga dirangkaikan dengan peringatan ke-71 Hari Bela Negara dan ke-91 Hari Ibu tingkat Kabupaten Dompu.

Bupati Dompu Drs. H. Bambang M.Yasin, membacakan sambutan Gubernur NTB yang mengatakan,
Isu lingkungan merupakan isu serius yang perlu penanganan Bersama seluruh masyarakat.

Kerusakan lingkungan menghadapkan manusia pada suhu matahari yang kian menyengat serta terbatasnya air bersih. Sementara di musim hujan, banjir dan tanah longsor mengancam kehidupan manusia. Masyarakat dan pemerintah NTB harus menjadikan pemulihan lingkungan sebagai prioritas.

“Kita harus memperbaiki alam yang sudah kita rusak. Jangan sampai alam memaksa kita mempertanggungjawabkannya, mari kita tanamkan pada diri kita bahwa merusak dan mencemari alam adalah perbuatan hina,” ujarnya.

ia memaparkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB sudah mencanangkan Gerakan NTB Hijau di Dusun Kayu Madu, Desa Labuhan Badas kabupaten Sumbawa sejak tanggal 12 Desember lalu.

“Hal ini dilakukan untuk mendorong indeks kualitas lingkungan hidup Pemprov NTB terus mendorong program program unggulan seperti tata ruang berkelanjutan, NTB Zero Waste, bank sampah, penataan geopark, taman asri dan hutan geo park,” jelasnya.

Selain isu lingkungan, Gubernur NTB juga menyingung mengenai isu politik. Tujuh pemerintah kabupaten/kota akan menggelar suksesi kepemimpinan (Pilkada) Tahun 2020.

ia berharap, semua kandidat lebih mengedepankan adu gagasan, program dan visi misi. Bukannya menyemai benih kebencian dalam masyarakat.

“Dalam persaingan yang saling menghancurkan, sesungguhnya tidak ada pemenang yang dihasilkan. Ibarat pepatah yang menang menjadi arang dan yang kalah menjadi abu, sungguh pertarungan yang sia sia,” katanya

Ditambahkannya, perbedaan adalah sebuah keniscayaan yang tak bisa di hindari. Namun perbedaan janganlah dijadikan pemantik perseteruan dan kehancuran. “Kita ingin pilkada menghasilkan pemimpin yang mampu merangkul semua pihak,” harapnya.

Momentum ini pun, Gubernur NTB
mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan pemerintah kabupaten/kota se NTB atas keberhasilannya dalam menoreh prestasi di wilayah masing-masing.

ia memaparkan, Pemkot Mataram dengan program Gerakan Lingkungan Sampah Nihil (Lisan) yang merupakan kepanjangan nafas program Zero waste. Selain itu Pemkot Mataram juga membangun ornament ornament kota yang menarik dan ikonik.

Selain itu, Pemkot Bima terus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan ikon ikon wisata lokal. Bahkan Pemkot Bima mendorong keseimbangan pembangunan dikawasan utara kota Bima. Sedangkan pemerintah kabupaten Bima dan masyarakat sedang melakukan upaya pemulihan hutan yang rusak.

“masyarakat kita harapkan mau menanam kayu putih karena disana telah berdiri pabrik minyak kayu putih terbesar di dunia,” terangnya.

Sementara itu, di Kabupaten Dompu, pemerintah bersama masyarakat terus berinovasi menjadikan komoditas jagung menjadi berbagai macam jenis olahan. Begitu juga dengan program revitalisasi posyandu di Dompu berjalan dengan sukses.

“Dalam kurun waktu 11 bulan, 270 posyandu dari 433 posyandu telah naik strata menjadi posyandu keluarga,” ungkapnya.

Gubernur NTB juga menjelaskan,
di Kabupaten Sumbawa, komitmen bersama masyarakat dan pemerintah telah menghantarkan sumbawa berprestasi di kancah nasional.

Hal itu terbukti, bunda PAUD sumbawa meraih pin emas pada apresiasi bunda paud nasional dan dalam waktu dekat, Bulog akan mendorong pembangunan pabrik penggilingan padi terbesar se asia tenggara.

Sedangkan, Kabupaten Sumbawa Barat telah menorehkan prestasi internasional. UNESCO mengakui KSB sebagai satu satunya daerah yang Buang Air Bebas Sembarangan ( BABS ) Nol dan lombok barat, tengah, utara dan lombok timur, terus berbenah dengan potensi wisata dan prestasi masing masing.

“Dengan semangat kebersamaan, saya yakin akan mampu merajut potensi masing masing wilayah untuk dijadikan modal membangun mewujudkan NTB Gemilang,” tandasnya.

Pada kegiatan ini, Bupati Dompu Drs. H. Bambang M. Yasin selaku inspektur upacara. Hadir pada momentum ini Wakil Bupati Dompu Arifuddin SH, Sekda Dompu H. Agus Bukhari SH, M.Si, Kepala Kemenag Dompu, Ketua DPRD Dompu Andi Bahtiar A.Md Par, para asisten bupati, staf ahli bupati, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemkab Dompu lainnya.

Selain itu juga hadir, Wakapolres Dompu Kompol Nurdin Senag, Dandim 1614/Dompu Letkol Inf Ali Cahyono S.Kom, Kajari Dompu Edi Nursapto SH, Ketua Pengadilan Negeri Dompu Toni Witjaya Hansberd Hily SH, Pengadilan Agama Ahmad Rifaid SH, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Dompu Dr. Hc. H Abdulah Arsad S.Ag, 1 Pelton Anggota Dalmas Polres Dompu, TNI Kodim 1614/Dompu, Brimbob Dompu, Sat Pol PP dan lainnya.

Acara ini pun diawali dengan pembacaan sejarah NTB, Hari Ibu dan dilanjutkan dengan sejumlah rangkaian kegiatan lainnya yang tertuang dalam rangkaian upacara tersebut. (asm)