
BIMA, Lakeynews.com – Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri, SE, memberikan penghargaan kepada 12 tokoh perempuan inspiratif Kabupaten Bima yang telah mengukir prestasi di tingkat provinsi dan nasional. Penghargaan ini dalam rangka memperingati ke-91 Hari Ibu Tahun 2019.
Pada penyerahan penghargaan ini,
Bupati Bima didampingi Ketua PKK Bima Hj. Rostiati Dahlan dan Ketua PKK Kota Bima Hj Elly Alwaini.
Hadir pula, Wakil Bupati Bima, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bima, kepala BNNK Bima, pimpinan beserta anggota DPRD Bima, sekretaris daerah, asisten, staf Ahli, ketua dan pengurus GOW Bima, pimpinan OPD Bima dan para kabag di lingkup Setda Bima serta lainnya.
Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri, SE, pada sambutannya mengucapkan selamat hari ibu kepada seluruh ibu di Indonesia khusunya Kabupaten Bima.
Menurutnya, momentum ini sangat spesial untuk diperingati karena jasa Ibu tiada tara. Dalam memaknai hari ibu tentunya bukan secara harfiyah, akan tetapi lebih kepada arti bahwa tidak bisa menemukan surga, kecuali semua orang menempatkan diri dalam kepatuhan dan ketaatan pada ibu.
“Mari kita terus mengenang jasa ibu. Sebab, tanpa ibu tentu kita tidak bisa menjadi seperti ini,” ajak Umi Dinda, usai upacara peringatan hari ibu yang berlangsung di halaman kantor Bupati Bima, Selasa (17/12).
Ditambahkan Umi Dinda, kepada ibu – ibu di Kabupaten Bima ini, semoga kedepan bisa mengikuti jejak para ibu (12 tokoh perempuan inspiratif) Tahun 2019.
“Semoga kedepan akan ada banyak tokoh perempun inspirasi,” harapnya.
Berikut 12 Perempuan inspiratif Kabupaten Bima tahun 2019 dengan beberapa katagori diantarannya, Kategori tenaga kesehatan diberikan kepada Najmah, S.ST, dengan prestasi Tenaga Kesehatan Teladan (Nutritionis) tingkat Provinsi NTB, Juara KB Lestari Provinsi NTB, Juara 2 Lomba Cipta Menu B2SA, Puskesmas dengan Akresitasi Madya dan Juara 1 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama.
Kategori bidan daerah terpencil, diberikan kepada Hj. Kartini, A. Md. Keb, sebagai tenaga kesehatan dengan inovasi pelayanan ke rumah, pelayanan pasien dengan sistem jemput dan antar oleh tenaga kesehatan.
Kategori tenaga pendidik, diberikan kepada Dra. Siti Sarah, M. Pd, sebagai Guru berprestasi dan Guru Hebat Tahun 2019, mendapat undangan dari SEAMEO RECMAY Malaysia, pelatih instruktur Nasional ke 3, juara lomba PTK, ketua tim penulis buku mata pelajaran, fasilitator Diklat, instruktur penelitian, memiliki 4 buah penelitian dan metode tindakan kelas, juara Nasional lomba kreasi dan inovasi media pembelajaran.
Kategori Dosen, diberikan kepada Mariam, M.Pd sebagai dosen terbaik. Telah menulis empat buku dan Inovasi pelajaran matematika dengan alat penjaga uma lengge, menulis Jurnal Internasional.
Kategori pengiat seni, diberikan kepada Minarni, S.Pd, SD, sebagai seniman dengan sejuta prestasi, memiliki Sanggar La DIHA, Juara satu tarian kreasi, juara Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat provinsi dan mengikuti FLS2N tingkat Nasional, mewakili NTB pada lomba kasidah Nasional di Ambon tahun 2019.
Kategori pengelola Pendidikan Anak Usia Dini ( PAUD ), diberikan kepada Hayatul Nufah, S.Pd, sebagai pengelola PAUD ARRASYIID Desa Kombo Lambu yang sangat berkembang, pembina Drum Band MAN 2 Bima, Guru teladan MAN 2 Bima dan mendirikan usaha dan lapangan kerja bagi Masyarakat yang kurang mampu.
Kategori pengelola perpustakaan desa, diberikan kepada Nurul Adwiah, sebagai pengelola perpustakan desa terbaik II dokumentasi online tingkat Provinsi NTB, pengelola Sanggar Tari Temba Romba dan anggota komunitas peduli yatim piatu. Kategori komunitas perempuan, diberikan kepada Nurbahja M.Pd, sebagai pencetus komunitas Literasi Club Baca Sampela Kampo Nae Sape, penulis buku Mata – mata Tahun 2010, penulis buku Dear Jodohku 2018, menulis antologi puisi Nyanyian Sunyi Perempuan 2017 dan lulusan terbaik.
Kategori pengusaha, diberikan kepada Fitriani, SEOwne Tupperware terbesar di Bima, Ketua Ikatan Pengusaha Muslim Indonesia ( IPEMI ) Bima dan perempuan Inspirasi tahun 2019 oleh Kementerian Perdagangan.
Kategori kelompok usaha perempuan, diberikan kepada Jubaedah, sebagai ketua kelompok pengelolah hasil dan pemasaran Perikanan, pemilik merek usaha Uma Mee dan Ketua Kelompok UPPKS Bandeng Bima.
Kategori pegiat Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), diberikan kepada Rosita Chandra Komala, sebagai anggota Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA) dalam upaya penurunan pernikahan anak, pengurus perkumpulan SOLUD, pembicara Nasional pada seminar MDG’s, pembicara Nasional Festival desa membangun, Narasumber Pansus RUU Desa di DPR-RI, fasilitator pengarusutamaan Gender dan perencanaan dan penganggaran Rensponsif Gender.
Sedangkan kategori kelompok disabilitas, diberikan kepada SITI Radiah, sebagai perias pengantin, penyedia baju adat, kader Posyandu, PPKBD dan Kader PKK serta penyedia kebutuhan Pesta. (asm)


