
Agenda; Apel Siaga, Simulasi, Pelatihan dan Penghijauan
BIMA, Lakeynews.com – Jambore Pengurangan Risiko Bencana (PRB) tingkat Kabupaten Bima 2019 akan dilaksanakan di Desa Kananta, Kecamatan Soromandi. Jambore yang mengambil tema “Save Teluk Bima” itu berlangsung dua hari, 7-8 Desember 2019.
“Rencananya, itu akan dibuka Wagub NTB,” kata Kabag Humas Setda Bima M. Chandra Kusuma, Ap, mengutip penjelasan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bima Aries Munandar, ST, MT, Kamis (5/12).
Selain Wagub NTB, juga dihadiri Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, Wakil Bupati H. Dahlan HM. Noer, pimpinan DPRD Kabupaten Bima dan Walikota Bima HM. Lutfi, SE.
Menurut Chandra, jambore dilakukan sebagai langkah Mitigasi Non Struktural untuk meningkatkan kesadaran dan ketangguhan menghadapi bencana.
Ada beberapa agenda kegiatan jambore. Antara lain, Apel Siaga, Simulasi, Pelatihan dan Penghijauan. “Kegiatan ini kerja sama dengan Ngo Inspirasi didukung BUMN dan unsur relawan se-Kabupaten Bima,” ungkap Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bima Aries Munandar, ST, MT, dikutip Chandra.
Menurutnya, yang ikut mendukung kegiatan itu, instansi vertikal dan stake holder sebagai mitra BPBD Bima. Seperti TNI dan Polri, serta Relawan Tangguh Bencana sebagai binaan BPBD.
Jambore tersebut direncanakan menjadi agenda tahunan Pemkab Bima. Hal itu sebagai bentuk kepedulian terhadap pemberdayaan dan menjaga lingkungan hidup. Sesuai dengan slogan BPBD, “Kita Jaga Alam, Alam Jaga Kita.” (zar)

Sesigap apapun kalo cara bercocok tanam kita dengan cara seperti ini, dimana masyarakat tdk perduli terhadap lingkungan, semua hutan sudah habis, gunung tinggal melihat bebatuan, unsur hara dalam tanah sudah tidak ada lagi kesuburan akibat penggunaan pestisida/B3 yang berlebihan, pertanyaanya mau diwariskan apa ke generasi berikutnya, kita juga ga usah heran kalo terjadi bencana, banjir dll, semua akibat ulah kita sendiri “Ayo Save Lingkungan” untuk masa depan anak cucu yang lebih baik, salam LUKMAN Doridungga Donggo di Jakarta