
KOTA BIMA, Lakeynews.com – Anggota Komisi IV DPR RI dari Dapil NTB 1 (Pulau Sumbawa) H. Muhammad Syafrudin, ST, MM, terus bergerak. Kali ini, politisi PAN yang akrab disapa HMS itu meninjau tempat penampungan ikan di TPI Tanjung, Kota Bima.
Ketika mengunjungi lokasi tersebut, HMS didampingi Kepala DKP Ir. Hj. St. Zainab bersama Sekretaris DKP Ir. H. Juwaid.
Diketahui, proyek tersebut hasil kerja sama Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Bima dengan sejumlah koperasi sebagai pengelolanya. Fasilitas untuk nelayan di kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kelurahan Tanjung, Kecamatan Rasanae Barat ini, dihadirkan HMS.
Karena itu, HMS mempunyai kewajiban moral melakukan pengawasan terhadap keberlanjutan sarana maupun prasarana yang dihadirkan itu. “Fasilitas-fasilitas ini dihadirkan untuk membantu mempertahankan kualitas dan kuantitas hasil perikanan nelayan,” ujarnya.
HMS menerima aspirasi DKP Kota Bima terkait penambahan bantuan alat operasional lainnya. Dia juga menerima keluhan kerusakan jalan menuju TPI dan minimnya penerangan jalan.
Terkait usulan dan keluhan itu, HMS meminta pada pengelola maupun pemerintah daerah agar memperhatikan aspek kerapian dan kebersihan agar tetap indah dan nyaman.
“Kalau ditata dengan baik, jalan bagus dan penerangannya dipenuhi, ini juga akan menjadi alternatif wisata bagi warga di Kota Bima dan sekitarnya. Apalagi kawasan ini dekat dengan pesisir pantai dan Teluk Bima,” tamdasnya.
Salah seorang Pengurus Koperasi yang mengelola cool storage (pembekuan ikan, red) sejak tahun 2015, Muhammad Salahuddin, SE, mengakui usaha pembekuan ikan itu masih tetap beroperasi.
Sebelumnya, usaha ini dikelola orang Taiwan. Namun, tidak jalan. Sehingga, sejak tahun 2015 dikelola Koperasi Amaliah Abadi.
Koperasi ini kemudian menampung ikan yang dibeli dari para nelayan. “Alhamdulillah, sekarang sangat dirasakan manfaatnya oleh nelayan di Bima maupun sekitarnya,” ujarnya. (tim)
