Binter Terpadu Triwulan (TW) IV Tahun 2019 Kodim 1614/Dompu berakhir. (ist/lakeynews.com)

DOMPU, Lakeynews.com – Pembinaan Teritorial (Binter) Terpadu Triwulan (TW) IV Tahun 2019 Kodim 1614/Dompu yang telah berlangsung selama 21 hari, berakhir.

Menandai berakhirnya Binter tersebut, digelar upacara penutupan yang dipusatkan di Lapangan Upacara SMPN 5 Woja, Desa Mumbu, Kecamatan Woja, Jumat (15/11). Upacara tersebut dipimpin Dandim 1614/Dompu Letkol Inf. Ali Cahyono, S.Kom selaku Inspektur Upacara (Irup).

Sedangkan Komandan Upacara Kapten Inf. M. Safi’i, Perwira Upacara  Letda Inf. Hamzah, Pembaca Laporan Kesiapan Kasdim 1614/Dompu Mayor CZI Edi Gustaman.

Hadir dalam kegiatan ini, Sekda Dompu H. Agus Bukhari, SH. M.Si, Kapolres Dompu diwakili Kapolsek Woja, Danramil 1614-01/Dompu, Camat Woja, kepala desa (Kades) se-Kecamatan Woja dan para tokoh masyarakat setempat.

Upacara ini juga diikuti satu SS Pasukan TNI, satu SST Gabungan TNI/Polri, dua SST Pramuka dan Pelajar dan satu SST Gabungan Masyarakat.

Letkol Ali Cahyono dalam amanatnya menyampaikan, Binter terpadu merupakan sebuah kegiatan dibidang teritorial dengan memadukan ketiga metode, yakni metode Wanwil, Komsos dan Bakti TNI.

“Kegiatan ini dijabarkan dalam pemilihan kegiatan fisik maupun non fisik bertujuan untuk penyiapan wilayah, masyarakat, serta kondisi sosial yang dinamis bagi kepentingan pertahanan negara,” jelasnya.

Menurutnya, keterpaduan ketiga metode Binter ini dapat mengoptimalkan pencapaian pemberdayaan aspek geografi, demografi dan kondisi sosial di wilayah. “Dalam kegiatan ini para peserta fokus pada program fisik dan non fisik selama 21 hari,” ujarnya.

Adapun sasaran program fisik, yaitu pembangunan Tangki Septik Komunal berjumlah 11 unit yang terdapat di dua desa yaitu Desa Mumbu, Kecamatan Woja dan Desa Daha, Kecamatan Hu’u. “Sementara sasaran non fisiknya yakni, kegiatan penyuluhan, pemberian materi wawasan kebangsaan dan pembinaan pramuka Saka Wira Kartika,” paparnya.

Kegiatan  ini, lanjut Ali Cahyono, diharapkan dapat memberikan manfaat bagi Pemerintah Daerah dan masyarakat dengan sinergitas program dan anggaran yang ada. “Sinergitas yang terjalin dari kegiatan ini diproyeksikan dapat mengoptimalkan secara nyata, pada upaya membantu kesulitan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat kemanunggalan TNI-Rakyat,” tegasnya.

“Kegiatan binter terpadu merupakan salah satu metode dalam pelaksanaan Pembinaan Teritorial TNI Angkatan Darat, “ sambungnya.

Dandim juga menyebutkan, dengan terwujudnya sarana dan prasarana dari kegiatan tersebut akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Terwujudnya lingkungan yang sehat dan bersih dalam upaya meningkatkan taraf hidup masyarakat. Serta, tercapainya peningkatan daya tangkal terhadap segala bentuk ancaman dengan menumbuhkan kesadaran bela Negara,” tandasnya. (ady)