Anggota DPR RI dari Dapil NTB 1, H. Muhammad Syafrudin, ST, MM (pegang mic). (ist/lakeynews.com)

TKI Asal Bima yang Jatuh dari Lantai 11 di Taiwan

JAKARTA, Lakeynews.com – Dipastikan, TKI asal Desa Sie, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, NTB, Syafruddin yang mengalami kecelakaan di Taiwan ditangani oleh Pemerintah Indonesia.

Kepastian tersebut anggota DPR RI dari Dapil NTB 1, H. Muhammad Syafrudin, ST, MM, menghubungi Kepala Bidang Perlindungan Tenaga Kerja di Taiwan, Fajar. “Sudah disikapi. TKI itu akan ditangani oleh pemerintah,” kata anggota DPR tiga periode yang akrab disapa HMS ini.

Diketahui, Syafruddin (30), asal Desa Sie terjatuh dari lantai 11 saat menghindari kejaran aparat kepolisian di Taiwan. Akibat dari kejadian itu, korban mengalami luka cukup berat. Sampai saat ini masih mendapat perawatan intensif di rumah sakit negara di sana.

Meski demikian, HMS belum mengetahui persis kronologis kejadiannya. “Saya belum mengetahui secara detail dan lengkap bagaimana kronologi kecelakaan itu,” kata HMS.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, korban Syafruddin terjatuh dari lantai lantaran ketakutan dikejar pihak kepolisian Taiwan. Selain korban, juga ada satu orang temannya.

“Karena visa overstay, mereka (Syafruddin dan temannya, red) berupaya menghindar dari kejaran petugas,” kata anggota Komisi IV ini.

Syafruddin (30), TKI asal Desa Sie, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, NTB menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Taiwan. (ist/lakeynews.com)

Saat ini Syafruddin, masih menjalani perawatan di rumah sakit Taiwan. Sementara tagihan rumah sakit diupayakan ditanggung Pemerintah Indonesia melalui Kamar Dagang Ekonomi Indonesia (KDEI).

“Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Taiwan. Meski begitu Syafruddin tetap dibawa penanganan KDEI, perwakilan Pemerintah RI di Taiwan,” jelas HMS.

HMS meminta dukungan masyarakat NTB, khususnya Kabupaten Bima. Mendoakan korban agar bisa kembali sehat untuk beraktivitas lagi seperti biasa. “Saya akan terus memantau perkembangan penanganan kesehatan korban,” tegasnya. (tim)