Suasana upacara peringatan hari sumpah pemuda di Lapangan Sepak Bola Kambu, Desa Mbuju, Kecamatan Kilo. (ady/lakeynews.com)

DOMPU, Lakeynews.com – Memperingati Hari Sumpah Pemuda Ke-91 tahun, ratusan pelajar tingkat TK, Paud, SD dan SMP se-Desa Mbuju menggelar Upacara Bendera, di Lapangan Sepakbola Dusun Kambu, Desa Mbuju, Kecamatan Kilo, Senin (28/10).

Selain siswa, peserta upacara bersejarah ini, Kepala Desa Mbuju Abdullah Mursalin dan perangkatnya, Ketua BPD Ampriyadin dan anggota, lembaga desa lainya, Perwakilan Kwaran Kilo Abdul Mulu, S.Pd, Ketua Dewan Kerja Cabang (DKC) Pramuka Kilo Muhammad Jordan, S.Pd, Kepala Sekolah, dewan guru dan pemuda desa setempat.

Yang bertindak sebagai Inspektur upacara (Irup), Nasrun, A.Ma.Pd guru SDN 08 Kilo, pemimpin upacara Muhammad Izul (Siswa SMP PGRI Kambu) dan pembawa bendera terdiri dari sembilan siswa SMP PGRI Kambu.

Sedangkan pembaca undang-undang Adelia (Siswa PGRI Kambu), pembaca teks Pancasila Muhammad (Siswa PGRI Kambu), pembaca Sumpah pemuda Nurlaila (Siswa PGRI Kambu), dan pembaca doa Mardiah (Siswa PGRI Kambu).

Pantauan Lakeynews.com, upacara ini dimulai pada pukul 07.30 dan selesai 08.10 Wita. Peserta upacara tampak berdiri tegak dan memadati lapangan yang berlokasi di jalan lintas Kambu-Kilo tersebut. Meskipun berlangsung sederhana, upacara yang untuk kali pertama digelar di lapangan ini berlansung penuh khidmat dan berjalan lancar.

Dalam amanatnya, Nasrun, A.Ma.Pd selaku pembina mengatakan, peringatan Hari Sumpah Pemuda ini bagi siswa dan pemuda itu sangat penting. Karena, lewat momentuman ini semua kita bisa memaknai arti penting persatuan dan kemajemukan suatu bangsa. “Inilah arti arti penting dari ikrar yang dibacakan para pendahulu bangsa ini pada tahun 1928,” katanya.

Tentu, katanya, peringatan ini merupakan contoh yang baik untuk terus dibumikan dan ditanamkan terutama bagi para pelajar tingkat dasar. “Tujuannya agar mereka bisa memahami sejarah dan nilai dasar kehidupan bangsa dan bernegara,” jelasnya.

Harapannya, mungkin dengan ini mereka bisa lebih giat lagi dalam belajar, berprestasi dan berkarya. “Sehingga kita semua berbangga karena memiliki generasi-generasi yang yang cerdas, memahami sejarah dan memiliki jiwa nasionalis dan berbhineka tunggal Ika,” ujarnya. (ady)