Ramli, S.Pd alias Ompu Stekhen (baju putih) menerima penghargaan sebagai Juara I Pemuda Pelopor NTB. (ist/lakeynews.com)

DOMPU, Lakeynews.com – Seorang pemuda bernama Ramli, S.Pd, asal Desa Wawonduru, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, berhasil menorehkan prestasi gemilang.

Prestasi ditorehkan pria yang akrab disapa Stekhen ini, tidak main-main. Dia menyabet Juara I Pemuda Pelopor NTB, Bidang Pengelolaan Sumber Daya Alam, Lingkungan dan Pariwisata.

Stekhen berhasil menyisihkan kompetitornya dari Kabupaten Lombok Barat dan Sumbawa. Penghargaan atas prestasi tersebut diserahkan Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah pada peringatan Sumpah Pemuda ke-91 tahun 2019, di Lapangan Bumi Gora Kantor Gubernur NTB, Senin (28/10).

“Saya pribadi sangat senang menerima penghargaan ini. Ini luar biasa dan tak bisa diungkapkan dengan kata-kata, selain bersyukur,” ungkapnya pada Lakeynews.com.

Penyerahan penghargaan oleh Wagub usai menjadi Inspektur Upacara (Irup) Peringatan Sumpah Pemuda, bersama Plt. Sekda NTB Dr. H. Iswandi.

Ada lima kategori pemuda pelopor yang diberikan penghargaan. Yakni Bidang Pendidikan, Bidang Agama, Sosial dan Budaya, Bidang Pengelolaan SDA, Lingkungan dan Pariwisata, Bidang Pangan dan Bidang Inovasi Teknologi.

Dikatakannya, dirinya sebenarnya belum pantas menerima penghargaan bergengsi ini, lantaran belum banyak yang dia perbuat untuk daerah, bangsa dan negara ini. “Saya merasa penghargaan ini belum pantas untuk saya, karena sampai hari ini belum banyak berkontribusi untuk daerah dan negeri ini,” cetus pelopor kampung KB Ndai Wawo, Desa Wawaonduru ini.

Lebih jauh, pemilik Ompu Coffe ini meuturkan, sebenarnya yang lebih layak untuk dihargai adalah perjuangan para pahlawan kusuma bangsa. “Mereka telah mengorbankan jiwa dan raganya demi kemerdekaan dan kejayaan negeri ini. Perjuangan mereka yang memotivasi kita untuk selalu berbuat baik bagi orang banyak,” tandasnya.

Selanjutnya, dia menegaskan, dirinya telah bertekad untuk tetap mewakafkan dirinya dalam bidang pengembangan SDA, Lingkungan dan Wisata. “Sebagaimana yang dilakoni saya selama ini bersama dengan masyarakat kampung KB Ndai Wawo Desa Wawonduru, Kelompok Mekar 17 dan para pemuda Desa di Bumi Nggahi Rawi Pahu saat ini,” paparnya.

Lebih jauh dia menerangkan, keberhasilan dan prestasi yang saat ini diperolehnya tersebut bukanlah karena hasil jerih payah dirinya diri. “Melainkan ini semua buah dari kebersamaan dengan pemuda, masyarakat kampung KB Ndai Wawo Desa Wawonduru dan para lintas sektor pemerintah Kabupaten Dompu. Sekali lagi terima kasih atas kerja sama dan kebersamaannya selama ini,” jelas alumni IKIP Mataram ini.

Pada peringatan bersejarah tersebut, selain dirinya dua pemuda asal Kabupaten Bima pun menorehkan prestasi lua biasa. Dipati, S.Pd dengan Sarangge Baca Bima menjadi terbaik I pada Bidang Pendidikan, dan Dedi Ardiyansyah, S.Pd dengan Sanggar Seni Mangge Ncihi Desa Baralau terbaik III Bidang Agama, Sosial dan Budaya. (ady/yat)