
DOMPU, Lakeynews.com – Setelah lima jam tenggelam di Bendungan Tanju, M. Yusuf (19), pemuda Desa Sukadamai, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu ditemukam dalam keadaan tidak bernyawa.
Korban tenggelam saat memancing sekitar pukul 13.00 Wita dan ditemukan sekitar pukul 18.00 Wita.
Baca juga : http://lakeynews.com/2019/10/26/pemuda-suka-damai-tenggelam-di-dam-tanju/
“Korban ditemukan tepat di tempat dia jatuh dari perahu rangkit,” kata Kapolres Dompu melalui Bhabinkamtibmas Desa Tanju Bripka Arham pada Lakeynews.com, Sabtu (26/10) malam.
Menurutnya, jenazah korban ditemukan setelah ketiga temannya dimintai keterangan oleh petugas keamanan. Usai mengetahui titiknya, tim langsung bergerak.
“Hasilnya, jenazah ditemukan di dasar bendungan dalam keadaan terapit bambu dan ranting kayu. Tim kemudian mengevakuasinya ke perahu, baru dikeluarkan ke daratan,” jelasnya.
Saat evakuasi jenazah, petugas sempat terhalang oleh adanya luapan amarah keluarga korban. “Isak tangis dan luapan amarah keluarga mengiringi proses evakuasi korban ke mobil ambulan,” papar Arham.
Lebih lanjut dia menuturkan, ketiga teman korban saat ini telah dimintai keterangannya di Mapolsek Manggelewa. Petugas ingin menggali penyebab dan kronologis, sehingga terjadi peristiwa yang berujung maut itu.
Informasi yang dihimpun media ini, sebelum kejadian korban bersama tiga temannya berencana mancing dan mendayung perahu rangkit ke tengah.
Namun, karena kondisi angin saat itu makin kencang, keempatnya pun jatuh dan masing-masing saling berenang menyelamatkan diri hingga ke tepian bendungan.
Ketiga temannya berhasil selamat, sementara Yusuf menghilang dan baru ditemukan pada pukul 18.00 Wita, dalam keadaan tidak bernyawa.
Informasi senada disampaikan Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Dompu Drs. Imran. Mayat almarhum M. Yusuf ditemukan Tim gabungan, Polri, TNI bermasyarakat.
“Alhamdulillah, evakuasi berjalan lancar,” katanya pada Lakeynews.com, malam ini.
Imran berada di lokasi saat evakuasi, kemudian ikut mengantar jenazah hingga ke rumah duka. “Tadi kita sempat doakan bersama untuk almarhum,” paparnya.
Ketika berada di rumah duka, Imran juga sempat mengingatkan agar wsrga yg ke dam tanju untuk pergi mandi.mancing agar tetap waspada jaga keselamatan. (ady/zar)
