
Puluhan siswa SDN, MTs dan SMK menanam mangrove di Pantai Desa Nanga Tumpu. (ist/lakeynews.com)
Cegah Abrasi Pantai, Pelajar, DKP dan Pokdarwis Tanam Mangrove
DOMPU, Lakeynews.com – Puluhan siswa SDN 04 Manggelewa, SDN 25 Manggelewa, SMK Harapan Bangsa dan MTs Al Mualafah ikut melakukan penanaman mangrove di sepanjang Pantai Desa Nanga Tumpu, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu, Sabtu (19/10).
Para pelajar tersebut bergabung dengan pegawai dan pejabat Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Dompu, Pokmaswas, Pokdarwis desa setempat.
Hadir dalam acara tersebut, Kepala DKP Ir. Wahidin, M.Si, sejumlah pejabat DKP Dompu, Kepala UPTD DKP Kecamatan Manggelewa Edi Irawan S.IP, M.Si, Sekdes Nanga Tumpu Taufik M. Jafar dan beberapa guru pembina masing-masing sekolah.
Kepala DKP Dompu Ir. Wahidin, M.Si mengatakan, para siswa terlihat antusias saat turun ke pantai menanam mangrove. “Mereka rela seragam dan sepatunya terkena air laut,” katanya.
Dikatakannya, kegiatan ini digelar dalam menjaga ekosistem hutan bakau, kelestarian biota laut dan mencegah abrasi pantai. “Keterlibatan siswa merupakan wujud nyata kepedulian dan partisipasi mereka dalam menyelamatkan lapisan ozon dan lingkungan yang rusak parah saat ini,” bebernya.
Dia menjelaskan, manfaat menanam mangrove sangat banyak. Selain mencegah erosi dan abrasi pantai, mangrove tempat hidup dan sumber makanan beberapa jenis satwa, sekaligus menstabilkan daerah pesisir.
“Pertumbuhan mangrove juga dapat memperluas batas pantai. Jika dikembangkan bisa menjadi kawasan objek wisata Pantai yang indah, asri dan sejuk,” tandasnya.
Intinya, kata Wahidin, pihaknya ingin mengajarkan satu kebaikan yang bermanfaat bagi orang banyak dan masa depan mereka sendiri. “Kegiatan ini pasti akan memberi edukasi positif kepada siswa. Termasuk masyarakat sekitarnya untuk ikut berpartisipasi menjadi penyelamat lingkungan dan kerusakan ozon,” ujarnya. (ady)
