Kadis Sosial Dompu Tajuddin HIR didampingi Sekretaris Abdul Haris dan beberapa pejabat terkait menyerahkan bantuan secara simbolis di Kantor Yayasan Loa Dompu, Senin (14/10). (ist/lakeynews.com)

Untuk Perawatan Lansia dan Pemenuhan Gizi Anak

DOMPU, Lakeynews.com – Yayasan Loa Dompu mendapat bantuan untuk dua lembaga (sub kegiatan yayasan) dari Dinas Sosial (Dinsos) setempat. Anggaran bantuan itu bersumber dari Kementerian Sosial RI dan Yayasan Loa Dompu.

Bantuan dimaksud berupa Bantuan Perawatan Lansia yang disalurkan melalui Lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia (LKSLU) dan Bantuan Pemenuhan Gizi Anak melalui Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA). Kedua lembaga itu di bawah Yayasan LOA Dompu.

Lansia penerima bantuan itu sebanyak 31 orang. Mereka berasal dari Kelurahan Dorotangga dan Desa Mangge Asi, Kecamatan Dompu; Desa Ranggo, Kecamatan Woja; dan Desa Daha, Kecamatan Hu’u.

Sedangkan anak sebanyak 21 orang, dari Kelurahan Dorotangga dan Desa Mangge Asi.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Kadis Sosial Tajuddin HIR, SH, M.Si, Sekretaris Dinsos Drs. Abdul Haris dan Kabid Rehabilitas Sosial Anak  Bunyamin. Penyerahan juga dilakukan Plt. Kades Mangge Asi, Lurah Dorotangga A. Karim Saleh, Sakti Peksos Anak Rio Rangga Pranata, SH dan Ketua Yayasan Loa Dompu Jamaah.

Penyerahan bantuan yang diawali acara seremonial itu berlangsung di Kantor Yayasan Loa Dompu, Lingkungan Seratalaka, Kelurahan Dorotangga, Kecamatan Dompu, Senin (14/10).

Pada kesempatan itu, Kadis Sosial Tajuddin HIR mengungkapkan, pemberian bantuan tersebut adalah bentuk tanggung jawab pemerintah, terutama Dinsos Dompu dan merupakan amanat Undang-undang.

“Bantuan ini belum seberapa bila dibandingkan dengan kebutuhan masyarakat. Tetapi, paling tidak, pemerintah telah mengambil bagian untuk memperhatikan masyarakatnya,” tutur Tajuddin dalam sambutannya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Loa Dompu Jamaah berharap agar tugas kemanusiaan ini tidak hanya menjadi tugas pemerintah pusat dan daerah. “Tetapi, tanggung jawab kita semua, terutama pemerintah desa. Karena, pemerintah desa lebih tahu kebutuhan masyarakatnya,” imbuhnya.

Disisi lain, Jamaah mengharapkan, para dermawan mau memperhatikan warga sekitar yang membutuhkan bantuan. “Tidak sekadar materi tetapi juga imateri,” ujar Dosen STKIP Yapis Dompu itu pada Lakeynews.com, Senin (14/10) malam.

Lebih jauh Jamaah menyebut sejumlah agenda kegiatan yang rutin dilaksanakan pihaknya. Diantaranya, senam Lansia dan anak secara bersama, pemberian gizi anak dan Lansia dan pemeriksaan kesehatan Lansia dan anak remaja.

Selain itu, penyuluhan tentang bahaya narkoba, penyuluhan kesehatan anak dan remaja reproduksi, serta penyuluhan kesehatan Lansia dan bahaya penyakit IVA oleh tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan.

“Perawatan Lansia dilakukan secara kontinyu melalui pemeriksaan kesehatan sekali kali sebulan. Pemberian gizi anak juga dilakukan sekali dalam sebulan,” papar Jamaah. (tim)