
DOMPU, Lakeynews.com – Kontes ternak yang digelar Dinas Pertenakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Kabupaten Dompu di Lapangan Beringin, Kompleks Kantor Bupati, Kamis (3/10) dinilai sukses.
Sejumlah pejabat tinggi dari pusat dan provinsi hingga daerah pun hadir dalam acara tersebut. Seperti Ditjen Pertenakan dan Kesehatan Hewan (PKH) RI Dr. I Ketut Diarmita, MP, Kepala Disnakkeswan Provinsi NTB Ir. Hj. Budi Septiani, Bupati Dompu Drs. H. Bambang M. Yasin dan Kepala Disnakkeswan Dompu Ir. Zainal Arifin M.Si.
Hadir juga Ketua sementara DPRD Dompu Andi Bachtiar, A.Md.Par, Wakil Ketua sementara DPRD Jamaluddin, S.Sos bersama beberapa anggota DPRD lainnya, Kapolres AKBP Erwin Suwondo, S.IK, M.IK, Dandim 1614/Dompu Letkol Inf. Ali Cahyono, S.Kom, Kajari Dompu Edhi Nursapto, SH, Ketua Pengadilan Negeri Dompu Mukhlassuddin, SH, Ketua Pengadilan Agama Ahmad Rifaid, SH dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) lainnya.
Pantauan media ini, kegiatan tersebut diikuti puluhan peserta yang berasal dari petani ternak dari delapan Kecamatan se-Kabupaten Dompu. Mereka masing masing membawa ternaknya untuk dinilai oleh para dewan juri dalam kegiatan tersebut.
Sebelum acara dibuka, tampak Ditjen PKH RI, bersama Kepala Disnakkeswan Provinsi NTB didamping Bupati Dompu beserta Kapolres Dompu, Dandim 1614/Dompu dan lainnya, melakukan pengecekan secara langsung terhadap jenis jenis ternak sapi diarena kontes. Menariknya lagi, salah satu pemilik ternak sapi diarena kontes tersebut ternyata anggota Polisi. Hal ini pun, membuat Kapolres Dompu kaget dan merasa bangga kalau anggotanya ternyata juga adalah peternak sapi.
Dalam sambutannya, Bupati Dompu Drs. H. Bambang M. Yasin mengatakan, dirinya merasa bangga dengan kegiatan tersebut. Dikarenakan selain ternak, juga ditampilkan jenis dengan yang berbahan utama limbah jagung. “Kegiatan ini mampu menyakinkan masyarakat terhadap keberadaan pakan berbahan utama limbah jagung ini. Jadi jagung jagung itu bukan bijinya saja yang berharga, daun dan batang saja bernilai ekonomis,” ujarnya.
HBY mengatakan, pengolahan pakan ini harus didukung dengan alat-alat tekhnologi. Sehingga nantinya, berbagai pakan yang diproduksi ini memiliki harga jual untuk menambah nilai pendapatan bagi para petani terutama pengolah limbah jagung tersebut. “Bila perlu orang Dompu tidak hanya mengirim jagung dengan menggunakan kapal. Tapi limbah jagung pun kita kirim dengan kapal,” cetusnya.
Sementara itu, Ditjen PKH RI, Dr. I Ketut Diarmita MP mengungkapkan apresiasinya terhadap kinerja Kepala Disnakkeswan Kabupaten Dompu Ir, Zainal Arifin M.Si. “Walau terbilang baru, tapi beliau mampu memberikan perubahan dan kemajuan yang luar biasa dalam dunia peternakan dan kesehatan hewan,” tuturnya.
Dirinnya juga sangat mengapresiasi terhadap kepemimpinan Bupati Dompu, yang telah berhasil membuat masyarakat dan daerah Dompu menjadi maju. “Mari kita jaga agar populasi ternak sapi termasuk di Dompu ini tetap naik. Hal ini kita lakukan dengan cara tidak menyembelih sapi-sapi betina produktif dan tidak melakukan berbagai hal yang dilarang dalam aturan,” ajaknya.
Lebih jauh Ditjen menyampaikan, pihaknya juga berbangga dengan inoasi ternak berbahan limbah jagung. Hal ini kata Dia, mampu memberikan nilai tambah demi terciptanya ternak sapi yang berkualitas sehingga populasinya semakin bertambah. “Di Dompu ini kan banyak petani menanam jagung. Jadi tentu limbah jagung mudah di dapat. Untuk itu, peternak harus terus belajar bagaimana cara mengolah limbah jagung itu sehingga menjadi pakan yang berkualitas dan memiliki nilai jual tinggi,” tandasnya. (ady)
