Bupati Dompu H. Bambang M. Yasin menyerahkan NPHD kepada Ketua KPU Dompu Drs. Arifuddin. (ady/lakeynews.com)

DOMPU, Lakeynews.com – Bupati Dompu Drs. H. Bambang M. Yasin (HBY) menyerahkan Nota Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) Pemilihan Langsung Kepala Daerah (Pilkada) 2020 senilai Rp. 20 miliar lebih kepada Ketua KPU Drs. Arifuddin dan Ketua Bawaslu Drs. Irwan.

Penyerahan NPHD tersebut setelah dilakukan penandatanganan oleh Bupati, ketua KPU dan ketua Bawaslu di Ruang Rapat Bupati Dompu usai pelaksanaan Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Selasa (1/10).

Penandatanganan tersebut disaksikan Ketua DPRD Dompu Andi Bachtiar, Sekda H. Agus Bukhari, M.Si, Kepala PPKAD Muhammad, ST dan Inspektur Inspektorat Drs. H. Muhibuddin, M.Si.

Menurut Muhammad, ST, hibah daerah untuk Pilkada Dompu 2020 sebesar Rp. 15 miliar untuk KPU, Rp. 5 miliar dan Rp. 75 juta untuk Bawaslu.

“Untuk KPU dari APBD Perubahan 2019 sebesar Rp. 500 juta dan Rp. 14,500 miliar pada APBD 2020. Sedangkan untuk Bawaslu Rp. 75 juta dari APBD-P 2019 dan Rp. 5 miliar dari APBD 2020,” ungkap Muhammad.

Nominal dana Pilkada tersebut berdasarkan rasionalisasi anggaran yang telah disepakati oleh Pemkab, KPU dan Bawaslu, Dompu beberapa waktu lalu.

Bupati HBY mengatakan, dirinya sangat optimis KPU dan Bawaslu mampu melaksanakan proses Pilkada 2020 secara jujur dan adil.

“Biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkan seorang Bupati itu sangat mahal. Semoga dapat menghasilkan Bupati yang lebih berkualitas dari saya untuk membangun Dompu yang lebih baik,” ungkapnya.

HBY berharap proses tahapan Pilkada terlaksana dengan baik, aman dan lancar. “Mari kita ciptakan Pilkada yang berintegritas, sehingga menghasikan Bupati Dompu yang lebih berkualitas dari pada bupati-bupati sebelumnya, termasuk saya,” cetusnya.

Sementara itu, Ketua KPU Arifuddin berkomitmen akan menjalankan tugas dan tanggung jawabnya di Pilkada 2020 sesuai tahapan dan mengelola anggaran sesuai kebutuhan. “Semoga Pilkada tahun 2020 terlaksana dengan jujur dan adil sehingga dapat melahirkan pemimpin yang berkualitas,” tandasnya.

Arifuddin yang saat itu didampingi empat komisioner dan beberapa pejabat dari sekretariat KPU mengucapkan terima kasih atas realisasi anggaran yang telah dibuktikan dengan penandatanganan berita acara NPHD tersebut.

“Kami akan menggunakan anggaran itu seefektif dan seselektif mungkin,” ujarnya.

“Kami menjamin Pilkada 2020 akan berlangsung baik,  berintegritas, berkualitas dan bermartabat. Kami akan tetap pada prinsip penyelenggara Pemilu,” sambungnya.

Hal senada disampaikan Ketua Bawaslu Irwan yang saat itu didampingi dua anggotanya, Swastari, SH dan Nurkomalasari, SE.

Irwan berterima kasih atas penandatanganan NPHD Pilkada untuk Bawaslu, meskipun anggaran yang disepakati tidak sebesar yang diajukan. “Waktu itu kami usulkan Rp. 9,3 miliar tetapi yang disetujui Rp. 5,07 miliar,” ucapnya. (ady)