
DOMPU, Lakeynews.com – Menindaklanjuti surat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi NTB tentang menyukseskan Program World Clean Up Day (Hari Membersihkan Sampah), ratusan pelajar dan guru SMAN 2 Kilo melakukan aksi membersihkan lingkungan dan perkampungan sekitar sekolah.
Kepala SMAN 2 Kilo Afifuddin S.Pd, M.Pd mengatakan, kegiatan tersebut digelar sebagai wujud kepedulian jajaran pendidikan akan pentingnya hidup bersih dan sehat. “World Clean Up Day ini bagian menyukseskan Program Pemerintah Provinsi NTB yaitu Bersih dari Sampah (Zero Waste),” ujarnya.
Dikatakannya, aksi Zero Waste ini merupakan momentum yang baik untuk meningkatkan kesadaran manusia akan pentingnya lingkungan alam yang bersih, sehat dan bahaya sampah. “Hal ini telah menjadi isu kritis dan telah didiskusikan di berbagai belahan dunia manapun, terutama soal lingkungan dan sampah Indonesia,” bebernya.
“Semoga saja aksi kebersihan ini terus berlanjut dan instens dilaksanakan. Sehingga kita harapkan dapat merubah perilaku masyarakat terutama siswa agar bisa menjaga lingkungan,” sambungnya.

Afifuddin menambahkan, misi kegiatan ini selain penyelamatan lingkungan, juga mengajarkan siswa tentang betapa pentingnya tatacara pengolahan sampah dengan benar agar dapat bernilai ekonomis.
“Dengan program Zero Waste ini, pelajar diajarkan untuk hidup disipilin, bersih, sehat dan berbisnis melalui pengolahan sampah menjadi barang bermutu,” paparnya.
“Tujuannya yakni membentuk pelajar yang memiliki karakter, pribadi yang mandiri, disiplin dan cinta akan kebersihan lingkungan,” tambahnya.
Selain lingkungan sekolah, sasaran kegiatan yang diikuti 200 lebih siswa dan puluhan guru ini juga perkampungan (pemukiman) warga di Dusun Matompo, Doridungga dan Kambu, Desa Mbuju.
Pantauan Lakeynews.com, hal yang sama dilakukan pelajar dan guru SMAN 1 Kilo dan SMKN 1 Kilo di Desa Malaju, Kecamatan Kilo. Para siswa dan guru sekolah setempat, bersama-sama turun dan masuk ke pojok-pojok gang serta pemukiman warga di Dusun Paropa, Kalate dan Patula.
Meski hanya menggunakan peralatan seadanya berupa karung, sarung tangan, sabit dan sapu lidi, antusias melakukan pembersihan. (ady)
