
Workshop Rekonsiliasi Kelompok Anak Rentan di Kabupaten Dompu
DOMPU, Lakeynews.com – Kabupaten Dompu (terutama Kecamatan Hu’u), Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi pilot project Kementerian Sosial (Kemensos) RI program mengatasi masalah anak yang melakukan bunuh diri.
“Kabupaten Dompu, terutama Kecamatan Hu’u akan menjadi Pilot Project Kemensos dalam mengatasi anak yang melakukan bunuh diri,” kata Direktur Rehabilitasi Sosial Anak, Kemensos Dr. Kanya Eka Santi, M.SW, usai bertemu Bupati Dompu H. Bambang M. Yasin di ruang kerjanya, Kamis (19/9).
Dalam pertemuan dengan Bupati, Kanya (sapaan akrab Kanya Eka Santi) yang saat itu didampingi Kadis Sosial Dompu menyampaikan berbagai temuan timnya di lapangan. “Kepada Bupati, kami sampaikan kondisi anak-anak di lapangan yang benar-benar rentan bunuh diri,” jelasnya.
Karenanya, Kanya menjelaskan, Kabupaten Dompu terutama Kecamatan Hu’u akan menjadi Pilot Project Kemensos dalam mengatasi masalah anak yang melakukan bunuh diri.
“Bapak Bupati menerima dengan kehangatan niat dan langkah-langkah kami. Beliau akan mendukungnya,” tandasnya.
Sebagaimana diketahui, fenomena bunuh diri di Hu’u, Dompu, beberapa waktu lalu menjadi hal yang serius ditindaklanjuti. Dalam rentetan waktu yang berdekatan, awal 2019 lalu, beberapa remaja melakukan bunuh diri dengan meminum Lanate.
Kedatangan Direktur Rehabilitasi Sosial Anak bersama Kasubid Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus (AMPK) Drs. Cup Santo di Dompu itu untuk menghadiri Workshop Rekonsiliasi Kelompok Anak Rentan di Gedung PKK, 18-19 September 2019.
Tujuannya, upaya mengidentivikasi faktor penyebab dan merekonsiliasi masalah-masalah anak di Dompu, khususnya di Hu’u bersama pihak-pihak dan OPD terkai.
“Kegiatan ini merupakan kegiatan penting dimana penyusunan tindak lanjut dan rekomendasi yang berdasarkan permasalahan sosial anak di dompu yang cukup kompleks” jelas Zul Kiflilubis, unsur satuan Bakti Pekerja Sosial Kemensos yang bertugas di Dompu.
Menurutnya, kegiatan tersebut adalah langkah cerdas pemerintah pusat dalam menghadapi masalah anak-anak di Dompu.
Rekonsiliasi ini untuk mengahadirkan kepedulian pihak-pihak terkait terhadap fenomena yang terjadi. “Kami berharap dengan rekonsiliasi dan rencana tindak lanjutnya, tidak ada lagi korban anak yang bunuh diri,” tambahnya. (zar)
