Personel Polres Bima, Detasemen Brimob Bima, Polsek Tambora, Polsek Sanggar dan anggota Posramil Tambora, melakukan pemadaman Karthutla. (ist/lakeynews.com)

BIMA, Lakeynews.com – Mengatasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan HGU milik PT. Sanggar Agro Karya Persada di Desa Oi Katupa, Kecamatan Tambora, Polres Bima mengerahkan tim gabungan ke lokasi, Rabu (18/9).

Tim gabungan beranggota 24 orang yang dipimpin Kasi Propam Polres Bima IPTU Saiful. Terdiri dari personel Polres Bima, Detasemen Brimob Bima, Polsek Tambora, Polsek Sanggar dan anggota Posramil Tambora.

Kapolres Bima AKBP Bagus S. Wibowo S.IK melalui Kasubbag Humas IPTU Hanafi mengungkapkan, kebakaran berasal dari pinggir pantai di BLOK D32 dan BLOK D40. “Waktu kejadiannya hari Selasa (17/9) sekitar pukul 10.30 Wita. Angin laut bertiup sangat kencang, sehingga titik api cepat menyebar ke lokasi lain,” ungkapnya.

Berdasarkan informasi dari Koordinator Lapangan (Askep) perusahaan tersebut, kata Hanafi, awal kebakaran terjadi di Blok D32 sampai ke Blok D46. “Saat itu angin laut berhembus sangat kencang, sehingga titik api ikut tersebar di lahan lain. Dari data citra Satelit/GPS luas kebakaran kurang lebih 174,29 hektare,” bebernya.

Terkait penyebab kebakaran, Hanafi belum bisa memastikan karena saat ini masih dalam proses penyelidikan pihak Polsek Tambora. “Anggota masih berusaha menggali informasi dan mendalami penyebab terjadinya kebakaran tersebut,” jelasnya.

Atas kejadian ini, tambah Hanaffi, Kapolres mengimbau dan mengajak masyarakat yang berdomisili di sekitar lahan yang ditumbuhi rumput dan semak belukar agar tidak sembarang membuang puntung rokok. “Pastikan bahwa api tersebut sudah benar-benar mati sehingga tidak menyulut Karhutla,” ujarnya. (ady)