
BIMA, Lakeynews.com – Upacara bendera bulanan Polres Bima pada Selasa (17/9), diwarnai dengan pemberian penghargaan (reward) kepada anggota berprestasi dan santunan ke anggota yang menjadi korban bencana gempa bumi di Lombok. Penyerahan reward dan santunan tersebut dilakukan Kapolres AKBP Bagus S. Wibowo, S.IK.
Upacara di Lapangan Apel Polres Bima ini dipimpin Kapolres Bagus dan dan dihadiri 1 peleton perwira, 1 peleton Sat Sabhara, 1 peleton personel gabungan (Sat Reskrim, Intelkam dan Resnarkoba), 1 peleton Sat Lantas, 1 peleton gabungan staf dan 1 peleton ASN Polri Polres Bima.
Upacara ini juga, dirangkaikan dengan penyerahan piagam penghargaan (reward) kepada anggota berprestasi, Bripda Dewi Anggun Sri Wahyuni dan menyerahkan santunan kepada lima anggota Polri menjadi korban gempa bumi di Pulau Lombok. Kelima anggota tersebut, Bripka Nyoman Adi Winata, Brigadir Rahman Hadi, Briptu Cok Egi, Bripda Ida Bagus Keminten dan Bripda Saiful Bachtiar.
“Penghargaan dan santunan ini adalah janji saya. Kita harus bangga, Anggun, anggota Sat Lantas berhasil menorehkan prestasi sebagai Juara 2 lomba MTQ dan Juara harapan 1 Lomba MC Bahasa Inggris tingkat Polda NTB dalam rangka HUT ke-71 Polwan,” ujar Kapolres.
Kapolres tetap berkomitmen menerapkan reward and punishment dalam pelaksanaan tugas di Polres Bima. Pada peringatan HUT Kemerdekaan sebelumnya, dia memberikan piagam penghargaan kepada dua personel Binmas (Bripka Guntur dan Brigadir Wawan Andria) yang berprestasi di tingkat Polda NTB. “Sekarang saya memberika penghargaan kepada satu anggota Sat Lantas Polres Bima,” papar Bagus.
Dengan prestasi tersebut, kata Bagus, sepatutnya pihaknya berbangga bahwa Polres Bima mampu bersaing dengan Satker Polda maupun dengan Polres-polres lain di jajaran Polda NTB.
“Stigma yang selama ini melekat pada Polres Bima sebagai Polres buangan, tapi disisi lain kita mampu menunjukkan diri dan patut diperhitungkan dalam kualitas personel di setiap even dan momen yang kita ikuti,” tandasnya.
Terkait pemberian santunan kepada personel anggotanya, Kapolres menambahkan, kegiatan ini merupakan bukti bahwa pimpinan Polri juga melakukan pendekatan sosial kemanusian di internal dan bentuk perhatian terhadap kehidupan personel anggota.
“Ini adalah cara kami membantu dan meringankan beban personel anggota yang terkena masalah,” tuturnya. (ady)
