
DOMPU, Lakeynews.com – Ketua yang juga Koordinator Dewan Hakim MTQ Kabupaten Dompu 2019, Drs. H. Syamsul Ilyas, M.Si, memastikan pihaknya tetap objektif dalam menilai para peserta lomba. MTQ ke-28 tingkat kabupaten ini berlangsung di Lapangan Bola Kandai Dua, Kecamatan Woja, 10-16 September ini.
Pada Lakeynews.com, kepala Kantor Kemenag Kabupaten Dompu itu menjelaskan, untuk mengatisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, sejak awal dan jauh-jauh hari sebelumnya, dia melakukan rapat dewan hakim.
“Dalam rapat itu, saya titip pesan pada semua dewan hakim agar memiliki integritas, kejujuran, tidak ada pilih kasih. Dalam hal penilaian, harus betul-betul objektif berdasarkan petunjuk dan teknis yang ada,” jelas Ilyas di ruang kerjanya, Kamis (12/9) siang.
Penilaian itu, lanjutnya, harus sesuai dengan aturan dan Standar Operasional Prosedur (SOP). “Jika penilaian itu baik, bukan hanya nama dewan hakim yang baik tapi juga bisa membawa nama baik daerah,” cetusnya.
Hasil penilaian yang jujur, integritas dan objektif dari dewan hakim akan menambah kontribusi luar biasa bagi daerah. “Terutama kalau qori’ dan qori’ah, tampil di event yang lebih tinggi, baik provinsi, nasional maupun kelas dunia,” tandas Ilyas.
“Alhamdulillah selama kegiatan musabaqah, saya nilai betul-betul objektif, karena saya langsung awasi di ruangan dewan hakim. Bahkan, saya ingatkan hati-hati Pak,” sambungnya.
Karena itu, Syamsul menegaskan, masyarakat tidak perlu khawatir soal objektivitas dewan hakim. “Semoga tahun ini MTQ ke-28 Kabupaten Dompu menghasilkan qori’-qori’ah yang memiliki kemampuan luar biasa di tingkat yang lebih tinggi,” harapnya.
Di ajang MTQ kali ini, ada beberapa cabang yang dilombakan. cabang tilawah ada tiga, anak-anak, remaja, dewasa, dan cacat netral (Canet). Tahfiz (hafalan) Alquran; satu juz tilawah, lima juz, sepuluh juz, sampai tiga puluh juz.
Selain itu, Cabang Lomba Fahmil Quran (cerdas cermat), Sarhil Quran (ceramah), Kaligrafi, Karya Ilmiyah. “Itulah cabang-cabang yang dilombakan. Tapi, yang luar biasa, Cabang Tilawah,” paparnya. (yat/zar)
