Suasana pertemuan perwakilan petani garam dengan Gubernur NTB, Bupati Bima dan beberapa pihak terkait di Kantor Bupati. (ist/lakeynews.com)

BIMA, Lakeynews.com – Bupati Bima Hj. Indah Dhamanyanti Putri, SE menjamin tahun 2020 tidak ada lagi problem harga garam. Demikian diungkapkannya saat audiensi dengan 60 perwakilan petani garam se-Kabupaten Bima, Sabtu (7/9).

Menurutnya, pada 2020 pihaknya sudah dapat mengantisipasi dan memastikan tidak ada lagi masalah soal harga garam. “Kami yakin, dengan memiliki lahan garam terluas kita bisa mencarikan solusi dan jalan keluar yang dihadapi petani garam saat ini,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, lanjut Umi Dinda (sapaan Bupati Bima), pihaknya akan tetap melakukan koordinasi. “Kami akan tingkatkan koordinasi dengan pihak-pihak terkait, supaya tidak ada lagi persoalan yang dihadapi kedepan,” bebernya.

Selain itu, pihaknya akan melakukan pertimbangan soal kongkretnya harga garam. “Semua harus bersatu dalam mengawal harga garam ini, supaya dapat kita ketahui serapan dan harga yang diharap oleh petani,” cetusnya.

Diketahui, hadir dalam audiensi tersebut, Gubernur NTB Dr. Zulkieflimansyah, S.E, M.Sc, Deputi Bidang Koordinator Bidang Kemaritiman RI, Direktur Jenderal Kelautan KKRI dan Direktur PT. (Persero) Garam Indonesia dan Wakil Bupati Bima Drs. Dahlan H.M. Noer, M.Pd.

Hadir juga, Dandim 1608/Bima diwakili Danramil Woha Kapten Kav. Sukahar, tokoh agama, tokoh masyarakat, Kadis Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bima Ir. Hj. Nurma, Penyuluh Pertanian se-Kabupaten Bima, dan sejumlah aktivis dan LSM. (ady)